DRAMA PILU: Bau Anyir Mencekam di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny: SAR Hentikan Pencarian Korban Selamat!

AKURAT BANTEN – Babak genting operasi pencarian korban di balik reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, akhirnya mencapai titik krusial.
Setelah berjuang melawan waktu, tim SAR gabungan secara resmi mengumumkan penghentian fase penyelamatan.
Keputusan ini diambil setelah alat deteksi paling canggih, termasuk drone thermal, tak lagi menemukan adanya tanda-tanda kehidupan di balik tumpukan beton yang ambruk.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, pada Kamis (2/10/2025), menegaskan bahwa secara ilmu pengetahuan, upaya menemukan korban selamat sudah nihil.
Korban terakhir, yang ke-18, berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup pada Rabu (1/10/2025) malam.
Baca Juga: Kejari Lebak Didesak Turun Tangan Periksa Direktur RSUD Adjidarmo Terkait Tata Kelola Keuangan
Setelah momen penyelamatan dramatis itu, tim gabungan mengambil langkah ekstrem: mensterilkan total area musala agar sunyi senyap.
"Kami memberi waktu dari sore (kemarin sampai) tadi pagi. Tadi malam itu disterilkan, lokasi tidak boleh ada yang mendekat, supaya hening, supaya sunyi, mudah-mudahan ada kedengaran dengan alat-alat yang canggih itu tanda-tanda kehidupan. Tetapi ternyata sampai tadi pagi tidak ada (tanda kehidupan)," jelas Suharyanto.
Dengan berat hati, fase operasi pun dialihkan. Dari yang semula berfokus pada penyelamatan (search and rescue), kini beralih ke pengangkatan reruntuhan dan evakuasi jasad (recovery) dengan mengerahkan lima unit crane atau alat berat.
Penggunaan alat berat ini membawa risiko besar, yaitu tidak lagi mempertimbangkan kemungkinan adanya korban selamat. Namun, keputusan sulit ini telah disepakati dan mendapat restu dari pihak keluarga korban.
"Ada beberapa langsung sedih tapi tidak ada satu pun keluarga yang meminta kami melanjutkan pencarian terhadap korban yang hidup. Jadi mereka memutuskan agar kami mengevakuasi menggunakan alat berat," terang Suharyanto, menggarisbawahi penerimaan keluarga terhadap hasil pahit ini.
Baca Juga: Pakaian PDL TNI AD Baru untuk Sambut HUT TNI ke 80, Si Hijau Berubah Jadi Apa?
Trauma Baru: Bau Anyir di Hari Ketiga
Di tengah perjuangan tim SAR, muncul sebuah indikasi mengerikan: warga di sekitar lokasi mulai mencium bau anyir atau aroma tak sedap yang diduga berasal dari jasad korban di bawah reruntuhan.
Seorang petugas Basarnas di lokasi juga mengakui adanya aroma yang mulai tercium, meski belum terlalu menyengat, khususnya bagi mereka yang berada di dekat reruntuhan.
Bau anyir ini menjadi pertanda buruk yang menambah tekanan emosional dalam operasi evakuasi, sekaligus menguatkan keputusan untuk segera menggunakan alat berat guna mengangkat puing dan menemukan jasad korban yang tersisa.
Analisis Penyebab dan Data Korban Terakhir
Tragedi ini bermula pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, ketika bangunan musala tiga lantai di asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk dan menimpa para santri yang sedang melaksanakan salat Ashar.
Berdasarkan analisis tim SAR gabungan, penyebab utama insiden nahas ini adalah kegagalan konstruksi akibat ketidakmampuan struktur bangunan menahan beban dari kapasitas yang seharusnya—diduga ada penambahan lantai tanpa perencanaan teknis yang memadai.
Hingga Kamis (2/10/2025), data korban tercatat sebagai berikut:
- Total Korban Terdampak: 108 orang
- Korban Selamat (Total): 103 orang
- 18 dievakuasi tim SAR gabungan (termasuk korban selamat terakhir).
- 85 evakuasi mandiri/segera setelah kejadian.
- Korban Meninggal Dunia: 5 orang
- Korban Masih dalam Pencarian (Diduga Tertimbun): 59 orang
Saat ini, puluhan korban selamat masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.
Operasi kini fokus pada pengangkatan puing-puing besar dengan alat berat untuk mengevakuasi 59 korban yang tersisa, dalam upaya terakhir menemukan jenazah mereka dan mengakhiri duka mendalam bagi Ponpes Al Khoziny dan seluruh keluarga korban (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








