Bukan Sekadar Main Air, Aksi Heroik Siswa PAUD Putri Ayu di Markas Damkar Cibodas Bikin Gemas!

AKURAT BANTEN– Suasana Markas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Cibodas, Kota Tangerang, mendadak berubah.
Bukan raungan sirine tanda darurat yang terdengar, melainkan gelak tawa dan teriakan antusias dari puluhan siswa PAUD Putri Ayu, Rabu (11/2/2026).
Dengan seragam khasnya, anak-anak ini bertransformasi menjadi "petugas damkar cilik" dalam sehari.
Mereka bukan sekadar main air, melainkan sedang menimba ilmu penyelamatan langsung dari para ahlinya.
Baca Juga: Pejabat Bea Cukai Terseret! Daftar Lengkap 11 Tersangka Korupsi CPO yang Rugikan Negara Rp14 Triliun
Menanamkan Kewaspadaan di "Usia Emas"
ini merupakan inisiasi dari Kepala Sekolah PAUD Putri Ayu, Zumraturrahmah—atau yang akrab disapa Bu Rahman.
Bersama tim pengajar lainnya; Ruli Ismiati, Feriyanti, dan Ayu Wedhayani, ia ingin memberikan pengalaman konkret yang melampaui teori di dalam kelas.
"Sejak dini, kami ingin anak-anak memiliki pemahaman tentang bahaya kebakaran dan bagaimana cara menyelamatkan diri. Ini adalah bekal keselamatan untuk mereka seumur hidup," ujar Bu Rahman dengan penuh semangat.
Baca Juga: Terseret Isu Ayah Biologis Anak Denada, Iwa K Akhirnya Buka Suara: 'Gue Cuma Kena Cipratan Oli'
Bukan Sekadar Menjinakkan si Jago Merah
Selama ini, banyak yang mengira tugas Damkar hanya memadamkan api. Di markas UPT Cibodas, stereotip itu dipatahkan.
Anak-anak diajarkan bahwa petugas Damkar adalah pahlawan serba bisa: mulai dari mengevakuasi hewan liar hingga melakukan penyelamatan medis darurat.
Mereka juga diperkenalkan dengan 'senjata' tempur para petugas, seperti:
- Helm Anti-Pecah: Perlindungan utama kepala.
- Sepatu Bot Baja: Menjaga kaki dari benda tajam dan suhu panas.
- Seragam Tahan Panas: Pakaian khusus yang membuat anak-anak terpukau karena bobot dan fungsinya.
Baca Juga: Ironi di Bima: Kasat Narkoba Malah Terjerat Narkoba, Kapolres Ambil Tindakan Tegas!
Momen Paling Ditunggu: Simulasi dan Adrenalin
Puncak acara yang membuat adrenalin anak-anak terpacu adalah saat simulasi lapangan dimulai. Tanpa rasa takut, mereka mencoba berbagai teknik pemadaman:
- Aksi Selang Air: Merasakan langsung tekanan air dari selang pemadam (hose) yang diarahkan ke sasaran.
- Teknik Karung Goni: Belajar cara tradisional namun efektif memadamkan api kecil menggunakan kain/karung basah.
- Patroli Cilik: Menutup hari dengan berkeliling area menggunakan mobil pemadam kebakaran, lengkap dengan bunyi sirine yang membuat mereka merasa seperti pahlawan sungguhan.
Baca Juga: Di Balik Sosok AKBP Didik Putra Kuncoro: Kapolres Bima yang Terseret Pusaran Kasus Sabu Anak Buah
Apresiasi dari Sang Komandan
Keberanian siswa-siswi PAUD Putri Ayu ini mendapat acungan jempol dari Zaki, Komandan Regu 1 UPT Damkar Cibodas, Rabu (11/2/2026).
Ia mengaku terkesan dengan nyali dan rasa ingin tahu yang ditunjukkan para siswa.
"Antusiasme mereka luar biasa. Kami memberikan materi dasar, mulai dari penanganan kebakaran di rumah hingga pengenalan Alat Pelindung Diri (APD). Tujuan kami adalah agar anak-anak tidak takut pada petugas, melainkan menjadikan kami sahabat dan inspirasi mereka," jelas Zaki.
Kesimpulan Kegiatan edukasi interaktif ini membuktikan bahwa belajar tentang keselamatan bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan.
Melalui pengalaman ini, siswa PAUD Putri Ayu pulang membawa lebih dari sekadar cerita—mereka membawa mentalitas pahlawan yang waspada, disiplin, dan berani (**).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










