Heboh! Macan Tutul Masuk Hotel Bandung diduga Eksplorasi Habitat Baru, BBKSDA Jabar Buka Suara

AKURAT BANTEN - Kehadiran seekor macan tutul di area Hotel Anugerah Bandung beberapa waktu lalu membuat geger warga dan tamu hotel.
Hewan buas yang biasanya hidup di kawasan hutan itu ditemukan berkeliaran di area parkir hotel sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar).
Kepala BBKSDA Jabar, Agus Arianto, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis sementara, macan tutul tersebut kemungkinan besar tengah melakukan eksplorasi wilayah baru. Menurutnya, perilaku seperti itu bukan hal aneh, terutama bagi individu jantan yang secara naluriah memiliki insting untuk menjelajahi area lebih luas dari habitat asalnya.
Baca Juga: Wamenaker Pastikan Program Magang Nasional 2025 Buka Peluang untuk 20 Ribu Lulusan Baru
“Macan tutul memiliki kebiasaan eksplorasi, terutama yang berjenis kelamin jantan. Mereka bisa berjalan jauh untuk mencari wilayah baru, sumber makanan, atau pasangan,” ujar Agus saat ditemui di Bandung, Senin (6/10/2025).
Agus juga menduga bahwa macan tutul itu kemungkinan merupakan individu yang sama dengan yang sempat lepas dari Lembaga Konservasi Lembang Park & Zoo beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa jika benar demikian, bisa jadi hewan tersebut kalah bersaing di habitat sebelumnya sehingga mencoba mencari wilayah baru yang dianggap aman.
“Kalau memang itu individu yang sama dengan yang lepas di Lembang, bisa jadi dia kalah bersaing dengan macan lain di sana. Jadi dia coba berpindah dan menjelajahi area baru. Apalagi asalnya dari kawasan hutan di sekitar Kuningan,” kata Agus menambahkan.
Dari hasil pemantauan tim BBKSDA, diketahui terdapat jalur alami berupa lembah dan aliran air yang menghubungkan kawasan hutan lindung Gunung Tangkuban Perahu dengan area sekitar hotel. Jalur inilah yang diduga menjadi koridor pergerakan satwa liar tersebut.
Baca Juga: Heboh Isu Indonesia Cuma Kirim 12 Atlet ke SEA Games 2025, Begini Penjelasan Erick Thohir
“Kalau dilihat dari analisis lapangan, memang ada koridor alami yang menghubungkan hutan lindung dengan area hotel. Di sepanjang jalur itu ada vegetasi pohon dan semak yang cukup lebat, jadi memungkinkan hewan seperti macan tutul melintas tanpa terdeteksi,” jelas Agus.
BBKSDA Jabar juga tengah menelusuri apakah kemunculan macan tutul ini berkaitan dengan gangguan habitat akibat aktivitas manusia. Menurut Agus, kemungkinan besar ada faktor gangguan ekosistem yang membuat hewan predator ini keluar dari habitat alaminya.
Baca Juga: Pemeriksaan Akhir Pekan Gubernur Kalbar oleh KPK Ungkap Dinamika Kasus Korupsi Mempawah
“Kita sedang dalami apakah ini murni perilaku alami atau ada pengaruh dari aktivitas manusia seperti pembukaan lahan atau suara bising di sekitar habitat,” ucapnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, BBKSDA berencana memperkuat pengawasan di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi jalur perlintasan satwa.
Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan pengelola hotel dan warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan.
Baca Juga: Gelombang Penghapusan PKH di Pamekasan 47 Penerima Ketahuan Pakai Bantuan untuk Judi Online
“Kita akan pasang kamera trap tambahan dan sosialisasi ke masyarakat agar tahu langkah apa yang harus dilakukan kalau melihat satwa liar. Tujuannya bukan menakuti, tapi menjaga keselamatan bersama,” tutup Agus.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










