Banten

Detik-Detik Curanmor Bersenjata Api Gagal di Duren Sawit, Pelaku Todong Sekuriti Saat Aksi Terbongkar

Riski Endah Setyawati | 27 Februari 2026, 09:54 WIB
Detik-Detik Curanmor Bersenjata Api Gagal di Duren Sawit, Pelaku Todong Sekuriti Saat Aksi Terbongkar
Ilustrasi Senjata Api

Akurat Banten - Aparat dari Polsek Duren Sawit bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa percobaan pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Meski insiden tersebut tidak disertai laporan resmi dari korban, pihak kepolisian tetap turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan menunggu laporan untuk bertindak jika kasus sudah menjadi perhatian publik dan berpotensi meresahkan warga.

"Tadi kami sudah lakukan pengecekan dan tentunya menyelidiki secara maksimal kasus ini," ujar Sutikno.

Peristiwa ini sendiri menjadi sorotan luas setelah rekamannya tersebar di media sosial, khususnya Instagram, yang memperlihatkan aksi pelaku yang membawa senjata api dan mengancam petugas keamanan setempat.

Dalam video yang beredar, terlihat situasi menegangkan ketika pelaku mencoba melarikan diri setelah aksinya diketahui oleh sekuriti komplek.

Polisi pun telah mengumpulkan sejumlah informasi penting dari lokasi kejadian, termasuk meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.

Keterangan para saksi tersebut kini menjadi bahan awal dalam proses penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku yang terlibat.

Selain itu, pihak kepolisian juga berencana meningkatkan intensitas patroli di wilayah Duren Sawit untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Patroli akan dilakukan bersama unsur Tiga Pilar, yang melibatkan aparat kepolisian, TNI, serta pemerintah setempat guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Sutikno juga mengingatkan warga agar lebih waspada dan memperketat keamanan kendaraan pribadi dengan menggunakan kunci tambahan.

Ia menilai langkah sederhana seperti pemasangan kunci ganda dapat menjadi upaya efektif untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor.

"Polsek Duren Sawit melalui kegiatan patroli maupun sambang melakukan pelayanan terhadap warga untuk memberikan keamanan wilayah," katanya.

Sementara itu, korban percobaan pencurian, Muhammad Isan Alfalah, turut menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya.

Ia mengaku peristiwa tersebut terjadi saat dirinya baru saja selesai makan sahur dan hendak kembali beristirahat.

Baca Juga: Viral! Diduga Gara-gara Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Suska Tega Bacok Mahasiswi Hingga Tidak Berdaya

Dalam kondisi setengah mengantuk, ia tiba-tiba dibangunkan oleh istrinya yang panik setelah melihat situasi mencurigakan di luar rumah.

"Saya sudah sempat mau pulas tidur, istri bangunin ada maling dan melihat sepeda motor saya jatuh, dan ada sekuriti komplek. Saya tanya malingnya kabur ke mana," kata Isan.

Saat keluar rumah, ia mendapati sepeda motornya sudah dalam kondisi terjatuh, sementara pelaku diduga telah berusaha membawa kendaraan tersebut sebelum akhirnya gagal.

Menurut penuturan Isan, para pelaku sempat melakukan tindakan intimidasi terhadap petugas keamanan yang mencoba menggagalkan aksi mereka.

Ia menyebut sekuriti komplek sempat ditodong dengan senjata api dan diancam akan ditembak jika terus menghalangi.

Situasi tersebut sempat menimbulkan ketegangan, namun beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Pelaku akhirnya memilih melarikan diri tanpa berhasil membawa sepeda motor milik korban.

Baca Juga: Tiga Pejabat Berebut Kursi Kepala BKAD Tangsel, Ini Rincian Harta Kekayaan Mereka di LHKPN 2024

Isan pun merasa bersyukur karena kendaraannya masih bisa diselamatkan meski sempat menjadi target pencurian.

"Alhamdulillah, semua selamat, sepeda motor saya juga selamat. Kalau saya tidak sempat diancam, hanya sekuriti yang dapat ancaman mau ditembak," terang Isan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti dini hari.

Kehadiran sistem keamanan lingkungan yang aktif serta kerja sama antara warga dan petugas dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.