Disnaker Tangerang Lakukan Pemantauan Intensif terhadap 189 PMI di Timur Tengah

AKURAT BANTEN - Sebanyak 189 warga Kabupaten Tangerang tercatat bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah dilanda dinamika konflik regional.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniasih menjelaskan, para PMI tersebut tersebar di sejumlah negara, antara lain Arab Saudi, Uni Emirat Arab (Dubai), Yordania, Kuwait, Bahrain, serta Turki.
Meski konflik bersenjata memanas di kawasan Timur Tengah, Iis menegaskan tidak ada pekerja migran asal Kabupaten Tangerang yang berada di Iran, yang menjadi salah satu titik eskalasi perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Kejari Serang Geledah Kantor BPN Kota Serang, Sita Rp228 Juta dan 20 Handphone
"Berdasarkan data 2025, terdapat 189 PMI yang bekerja di wilayah Timur Tengah. Namun untuk yang di Negara Iran, nihil," ujar Iis, Rabu (4/3/2026).
Ia memastikan, hingga saat ini para PMI yang bekerja di negara-negara Teluk berada dalam kondisi aman dan belum terdampak langsung situasi konflik.
"Dapat dipastikan warga Kabupaten Tangerang yang bekerja disana terbilang aman," ungkap Iis.
Baca Juga: 7 Pilihan Menu Sehat untuk Ibu Hamil yang Berpuasa
Kendati demikian, Disnaker Kabupaten Tangerang tetap melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi para pekerja migran tersebut.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi guna memastikan keamanan mereka, terutama di negara-negara yang berbatasan atau memiliki kedekatan geografis dengan wilayah konflik.
"Meskipun beberapa negara tetangga Iran tersebut juga terdampak dinamika regional, status keamanan PMI di sana masih dalam pemantauan intensif pemerintah," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










