AS Hapus Tarif Impor 0 Persen untuk Malaysia, Thailand, dan Kamboja: Sawit dan Produk Aviasi Diuntungkan

AKURAT BANTEN - Langkah besar datang dari Washington. Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani kebijakan baru yang menetapkan tarif impor 0 persen untuk sejumlah produk dari Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi ekonomi AS untuk memperkuat rantai pasok regional di Asia Tenggara sekaligus mengimbangi dominasi ekonomi Tiongkok di kawasan tersebut.
Kebijakan baru itu mencakup sektor-sektor penting yang selama ini menjadi andalan ekspor negara-negara Asia Tenggara. Malaysia disebut menjadi salah satu negara yang paling diuntungkan karena mendapatkan pembebasan tarif untuk produk farmasi, aviasi, hingga komoditas pertanian seperti kelapa sawit dan kakao.
Dilansir dari The Nation, keputusan ini disambut positif oleh pelaku industri di Malaysia. CEO Dewan Minyak Sawit Malaysia, Belvinder Sron, menyebut langkah Amerika Serikat ini sebagai angin segar bagi sektor ekspor Malaysia yang selama dua tahun terakhir menghadapi tekanan dari pasar global.
Baca Juga: Ancaman PHK Massal Ojol: Drama Besar di Balik Perpres Kesejahteraan Pengemudi
“Kebijakan ini akan memperkuat daya saing Malaysia, terutama dalam pasar Amerika yang sangat kompetitif,” ujar Belvinder dalam keterangannya.
Selain Malaysia, Thailand dan Kamboja juga masuk dalam daftar negara yang menikmati fasilitas tarif 0 persen.
Namun, hingga kini belum dirinci secara resmi produk apa saja yang mendapat perlakuan khusus dari pemerintahan Trump. Meski begitu, pengamat perdagangan memperkirakan sektor pertanian dan otomotif menjadi yang paling mungkin mendapatkan keuntungan langsung.
Langkah ini dinilai sebagai upaya AS untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara Asia Tenggara yang memiliki potensi ekspor besar.
Kebijakan tersebut juga bisa menjadi bagian dari strategi politik dagang AS yang belakangan mencoba mengurangi ketergantungan impor dari Tiongkok.
Pakar ekonomi Universitas Chulalongkorn Bangkok, Ananda Rittichai, mengatakan keputusan Trump tersebut bisa berdampak luas terhadap peta perdagangan Asia.
“Kebijakan ini tidak hanya bersifat ekonomi, tapi juga politik. AS ingin memperluas pengaruhnya di Asia Tenggara,” ujarnya.
Baca Juga: Dindikbud Banten Ancam Nonaktifkan SMK Al-Ansor Tangerang Usai Siswa Ditelantarkan
Bagi Malaysia sendiri, keringanan tarif impor ini menjadi peluang besar untuk mendorong ekspor minyak sawit yang sebelumnya terhambat isu lingkungan dan regulasi dari Uni Eropa.
Dengan pasar Amerika yang kini lebih terbuka, Malaysia berharap ekspor sawit bisa meningkat hingga 15 persen dalam setahun ke depan.
Sementara itu, Thailand berpotensi memanfaatkan kebijakan ini untuk memperluas pasar produk karet dan otomotifnya ke AS. Adapun Kamboja, dengan sektor tekstil dan pertanian yang sedang tumbuh, bisa menjadikan kebijakan tarif nol ini sebagai dorongan baru untuk menarik investasi asing.
Keputusan Washington ini dipandang sebagai sinyal positif bagi kerja sama ekonomi kawasan.
Namun para analis juga mengingatkan bahwa kebijakan serupa bisa berubah cepat, terutama jika terjadi perubahan politik di Gedung Putih. Untuk sementara, Asia Tenggara tampaknya sedang menikmati perhatian istimewa dari Amerika Serikat. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








