Bikin Resah Warga, Polisi Buru Preman di Pasar Jombang Tangsel yang Ancam Pedagang Pakai Golok

AKURAT BANTEN - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan kini tengah memburu seorang pria yang diduga melakukan aksi kekerasan terhadap pedagang di Pasar Jombang, Kecamatan Ciputat Timur.
Pelaku disebut mengancam dan menyerang menggunakan senjata tajam setelah permintaannya untuk mendapat “jatah preman” tidak dipenuhi.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut pihaknya telah mengidentifikasi terduga pelaku dan sedang melakukan pengejaran.
“Ya, masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Kami sudah mengantongi identitas pelaku,” ujarnya di Tangerang, Kamis (30/10/2025).
Baca Juga: Hari kedua Pemkot Tangerang Gencarkan Uji Emisi, 39 Kendaraan Dinyatakan Tidak Lulus
Peristiwa bermula saat pelaku mendatangi seorang pedagang ayam potong di pasar tersebut dan menuntut uang jatah dengan nada mengancam. Namun, sang pedagang menolak permintaan itu. Penolakan tersebut membuat pelaku marah hingga terjadi adu mulut di antara keduanya.
Tak lama kemudian, pelaku mengamuk dan merusak lapak dagangan korban. Ia bahkan sempat mengambil senjata tajam jenis golok yang berada di dekat lapak dan mengayunkannya ke arah korban. Beruntung, pedagang tersebut berhasil menghindar dan tidak mengalami luka.
“Beruntung tidak kena korban sabetannya. Dibantu pedagang lain, pelaku akhirnya kabur,” tutur Bambang.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Extra Flight dan Tiket Murah Sambut Libur Natal-Tahun Baru 2026
Salah satu saksi mata, Agus (30), mengungkapkan bahwa pelaku bukan wajah baru di Pasar Jombang. Pria itu dikenal kerap meminta uang secara paksa kepada pedagang dengan ancaman akan merusak barang dagangan jika keinginannya tak dituruti.
“Setiap hari dia minta uang. Kalau enggak dikasih, dagangan pasti diacak-acak dan dilempar,” kata Agus.
Ia menambahkan bahwa pelaku baru tiga hari keluar dari penjara sebelum insiden ini terjadi.
“Dia baru keluar dari penjara, tapi langsung berulah lagi. Semua pedagang di sini sudah kesal,” tambahnya.
Baca Juga: Minim Literasi Digital, Job Fair Kabupaten Tangerang Hanya Serap 300 Pekerja dari 19 Ribu Lowongan
Menurut Agus, saat kejadian, pelaku sempat melempar dagangan korban seperti ayam dan tempe ke arah pembeli yang sedang berbelanja. Kericuhan sempat membuat suasana pasar panik, dengan beberapa pembeli berlarian menjauh.
“Banyak yang teriak-teriak, takut kena golok,” ujarnya.
Polisi kini tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pedagang yang menjadi korban dan beberapa rekan sesama pedagang yang sempat membantu melerai. Tim dari Polsek Ciputat Timur juga sudah mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi untuk melacak pelarian pelaku.
Baca Juga: Purnawirawan TNI Tewas Tertabrak KA Dhoho di Malang, Diduga Tak Mendengar Klakson Masinis
Kompol Bambang menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku jika tertangkap.
“Kami tidak akan mentolerir aksi premanisme dalam bentuk apa pun. Masyarakat jangan takut melapor bila mengalami atau melihat kejadian serupa,” tegasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










