PROJO 'Lepas' dari Jokowi? Ganti Logo dan Isyarat Kuat Budi Arie Merapat ke Gerindra!

AKURAT BANTEN – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dengan tegas membantah isu keretakan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bantahan ini muncul di tengah Kongres III Projo, di mana organisasi relawan itu memutuskan untuk menghapus siluet wajah Jokowi dari logonya dan menguatkan sinyal merapat ke Partai Gerindra.
Isu kerenggangan ini santer beredar setelah Projo mengumumkan rencana perubahan logo dan rencana Budi Arie yang secara terang-terangan menyatakan kemungkinan besar bergabung dengan partai pimpinan Prabowo Subianto.
Komunikasi Tetap Mesra: Projo Lahir Karena Jokowi
Dalam sambutannya di Kongres III Projo pada Minggu, 2 November 2025, Budi Arie meminta awak media untuk tidak melakukan "framing adu domba" terkait hubungannya dengan Presiden Jokowi.
Ia menekankan bahwa Projo memiliki akar historis yang sangat kuat dengan Jokowi, bahkan menyebut Projo lahir karena adanya sosok Presiden ke-7 tersebut.
“Jangan di-framing (putus hubungan), Projo ini lahir karena ada Pak Jokowi. Projo ini lahir dari semangat perlunya pemimpin rakyat yang ada, yang bernama Joko Widodo,” tegas Budi Arie.
Budi Arie juga mengungkapkan bahwa ia masih menjalin komunikasi dengan Jokowi, bahkan sebelum pengumuman penting di Kongres.
“Tadi pagi saya masih komunikasi dengan Pak Jokowi, bahwa perubahan logo ini adalah bagian dari transformasi organisasi Projo untuk menjawab tantangan dan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Perubahan logo yang menghilangkan siluet Jokowi akan dilakukan melalui sayembara publik sebagai upaya pelibatan partisipasi masyarakat.
Baca Juga: Evakuasi Dramatis di Trenggalek: 2 Hari Penuh Ketegangan, 4 Nyawa Melayang dan 1 Korban Selamat!
Projo Tegas Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Mengenai arah politik organisasi pasca-Jokowi, Projo secara eksplisit menyatakan komitmennya untuk mengawal pemerintahan selanjutnya.
“Sebagai pemerintahan berkelanjutan, pemerintahan Pak Prabowo-Gibran harus kita kawal karena pada Pilpres 2024 berkelanjutan yang menang,” jelas Budi Arie.
Keputusan ini merupakan implementasi dari rekomendasi Sidang Pleno III Kongres, yang mendukung dan memperkuat pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Bahkan, sinyal kuat Budi Arie untuk merapat ke Gerindra semakin menguatkan arah dukungan politik Projo ke depan.
Meluruskan Sejarah: Projo Bukan Singkatan Pro-Jokowi
Dalam upaya menjauhkan kesan 'kultus individu' yang menjadi alasan utama perubahan logo, Budi Arie juga meluruskan pandangan publik mengenai nama Projo.
Selama ini dikenal sebagai singkatan dari 'Pro-Jokowi', Budi Arie membantah keras hal tersebut.
“Projo itu bahasa Sanskerta-nya ‘negeri’, bahasa Jawa Kawi-nya artinya ‘rakyat’,” ujar mantan Menteri Komunikasi dan Informasi ini pada hari pertama Kongres III, Sabtu, 1 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa Projo adalah 'kaum yang mencintai negara dan rakyatnya', dan penyebutan 'Pro-Jokowi' hanyalah karena mudah dilafalkan oleh media.
Dengan pergantian logo ini, Budi Arie berharap Projo tidak lagi dikaitkan dengan pengkultusan terhadap satu tokoh, melainkan bertransformasi menjadi organisasi relawan yang lebih adaptif dan fokus pada kepentingan bangsa dan negara (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









