Banten

GEGER! Guru PPPK Baru Dua Bulan Ditemukan Tewas Terikat di Kos OKU, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Ditutup

Saeful Anwar | 20 November 2025, 08:56 WIB
GEGER! Guru PPPK Baru Dua Bulan Ditemukan Tewas Terikat di Kos OKU, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Ditutup

 

AKURAT BANTEN–Kabar duka sekaligus mengejutkan mengguncang dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru dua bulan mengabdi, Sayidatul Fitriyah (27), ditemukan tewas secara mengenaskan di kamar kosnya, Desa Suka Pindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, OKU, Rabu (19/11/2025) menjelang Magrib.

Penemuan tragis ini segera menarik perhatian publik dan aparat kepolisian, mengingat kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan tidak wajar: kaki dan tangan terikat, serta mulut tertutup.

Baca Juga: Dilema Guru 57 KM: Kisah Nur Aini dan Polemik Penempatan Tenaga Pendidik di Pasuruan

Kronologi Penemuan Mengenaskan

Jasad Sayidatul Fitriyah ditemukan oleh warga di dalam kamar kosnya. Pemandangan di lokasi sangat memilukan.

Korban, yang merupakan ASN PPPK kelahiran Lampung Timur, 28 Juli 1998, tergeletak tak bernyawa.

Menurut sumber di lokasi, posisi korban ditemukan dengan:

  • Tangan dan Kaki Diikat: Menunjukkan indikasi kuat adanya tindak kekerasan atau pembunuhan.
  • Mulut Ditutup: Memperkuat dugaan bahwa korban tidak diberi kesempatan untuk berteriak atau melawan.
  • Kondisi Pakaian: Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat mengenakan celana panjang warna hitam, namun ada laporan yang menyebutkan korban ditemukan tanpa pakaian di dalam kamar.

Lokasi kos korban berada di Desa Suka Pindah, yang berdekatan dengan tempatnya mengajar, yaitu di SMP Negeri 46 OKU, Dusun Air Itam, sebuah wilayah di pelosok perbatasan OKU dan Ogan Ilir.

Baca Juga: BOM WAKTU BISNIS GUBERNUR: Warisan Saham Rp245 Miliar atau 'Gurita' Tambang Sherly Tjoanda?

Identitas Korban dan Karir Singkat Sebagai ASN PPPK

Sayidatul Fitriyah diketahui baru saja meniti karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status PPPK.

Ia diangkat per 1 Oktober 2025 dengan NIP PPPK: 199807282025212027 dan ditempatkan sebagai Guru Mata Pelajaran TIK di SMP Negeri 46 OKU.

Dengan masa kerja yang baru berjalan sekitar dua bulan, tewasnya korban dalam kondisi misterius ini menimbulkan kepedihan mendalam, terutama bagi rekan sejawat dan keluarga.

Baca Juga: TANGGAPAN SULIT GUBERNUR SHERLY TJOANDA: Senyap di Tengah Badai Gurita Tambang JATAM! Publik Menanti Transparansi

Respons Resmi dari Dinas Pendidikan dan Kepolisian

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarisman SAg MSi, saat dikonfirmasi via telepon, membenarkan kabar duka ini. Ia mengungkapkan rasa sedihnya atas kehilangan salah satu guru PPPK yang baru diangkat.

“Benar, ini berita duka. Sayidatul Fitriyah adalah salah seorang guru PPPK kami yang baru diangkat per 1 Oktober 2025. Saya sedang dalam perjalanan menuju ke tempat kejadian untuk mendapatkan informasi detail. Kami sangat berduka,” ujar Kadisdik OKU dengan nada sedih.

Sementara itu, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Peninjauan, IPTU Dedi Iskandar SE, yang dihubungi terpisah, membenarkan adanya temuan mayat guru PPPK tersebut.

“Benar memang ada guru PPPK yang ditemukan tewas. Saat ini, tim kami sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti. Belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena proses investigasi sedang berjalan,” terang Kapolsek.

Baca Juga: PERTAMA DIDUNIA! Larangan Medsos Dibawah 16 Tahun di Australia: Pelanggar Kena Denda Rp544 Miliar!

Viralnya Tragedi di Media Sosial

Kabar tewasnya Sayidatul Fitriyah dengan kondisi terikat ini sudah ramai beredar di berbagai platform media sosial.

Video yang memperlihatkan detik-detik penemuan korban tergeletak di lantai kamar kosnya menjadi viral, memicu kecaman dan desakan publik agar pihak kepolisian segera mengungkap pelaku di balik dugaan pembunuhan berencana ini.

Penyelidikan mendalam kini menjadi fokus utama pihak kepolisian untuk membongkar misteri tewasnya guru muda PPPK yang baru mengabdi ini (**) 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman