Jaringan Narkotika Internasional Terkuak! BNN Ungkap Cara Dewi Astutik Kendalikan Kurir, Sasar WNI yang Nganggur di Kamboja

AKURAT BANTEN - Badan Narkotika Nasional (BNN) akhirnya membuka gambaran lebih jelas soal pola kerja Paryatin alias Dewi Astutik, buronan besar kasus narkotika yang ditangkap di Kamboja. Dari hasil pendalaman, perempuan yang disebut-sebut sebagai “operator lapangan” jaringan internasional itu sengaja membidik WNI yang tengah menganggur di Kamboja untuk dijadikan kurir.
Kepala BNN Komjen Suyudi menuturkan bahwa strategi tersebut dilakukan Dewi sejak beberapa tahun terakhir.
“Sementara berdasar pendalaman, Paryatin khusus merekrut WNI yang jobless di Kamboja, serta kawan-kawan kurir yang bersedia bergabung dengan Paryatin alias Dewi,” ujar Suyudi, Rabu (3/12).
Perekrutan mulai berjalan sejak 2023, kemudian berkembang menjadi operasi yang lebih sistematis pada awal 2024. Para korban, yang kebanyakan menghadapi tekanan ekonomi, dijanjikan bayaran besar dan pekerjaan “aman” sebelum akhirnya dijadikan bagian dari rantai distribusi narkotika lintas negara.
Penangkapan Dewi sendiri dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, pada Senin (1/3). Ia ditangkap saat menjadi buronan penyelundupan 2 ton sabu yang ditujukan masuk ke Indonesia—salah satu kasus terbesar yang pernah ditangani BNN.
Operasi penangkapannya melibatkan kerja sama BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, serta BAIS TNI.
Baca Juga: Kisah Tragis Empat Petani Tewas Akibat Tersambar Petir di Serang, Polisi Beberkan Kronologinya
Saat diamankan, Dewi tidak sendirian. Ia bersama seorang pria yang kini sedang didalami identitas serta perannya dalam jaringan tersebut. BNN menduga pria itu terlibat dalam pengaturan logistik maupun perlindungan Dewi selama pelariannya di luar negeri.
Dalam jaringan internasional, Dewi bukan sosok kecil. BNN menyebut perempuan itu menguasai sejumlah simpul penting di kawasan Golden Triangle—wilayah perbatasan Thailand, Laos, dan Myanmar yang terkenal sebagai pusat produksi narkotika dunia.
Ia juga diduga punya hubungan dengan jaringan besar Golden Crescent yang membentang dari Afghanistan hingga Pakistan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai Banten, BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 8 Desember
Tidak hanya menjadi buronan Indonesia, Dewi juga masuk daftar pencarian aparat Korea Selatan. Negara tersebut menuding Dewi terkait beberapa pengiriman narkotika ke wilayah mereka, memperkuat dugaan bahwa aktivitasnya sudah lintas benua.
BNN menyebut penangkapan Dewi sebagai salah satu capaian penting dalam memutus jalur suplai narkoba dari Asia Tenggara ke Indonesia. Namun, pekerjaan belum selesai karena jaringan yang ia bangun diperkirakan masih aktif dan memiliki struktur yang cukup rapi.
Penyelidikan lanjutan kini difokuskan pada identifikasi kaki tangan Dewi, serta perlindungan bagi WNI yang sebelumnya dipaksa atau ditipu untuk menjadi kurir. BNN menegaskan bahwa investigasi akan diperluas agar seluruh rantai jaringan internasional yang berhubungan dengan Dewi dapat ditindak tuntas.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








