Banten

JAWABAN TEGAS! Prabowo Minta Pembalakan Liar Ditelisik, Satgas PKH Bongkar Sumber Kayu Gelondongan Pakai 'Mata' Satelit!

Saeful Anwar | 4 Desember 2025, 07:34 WIB
JAWABAN TEGAS! Prabowo Minta Pembalakan Liar Ditelisik, Satgas PKH Bongkar Sumber Kayu Gelondongan Pakai 'Mata' Satelit!

   

  • Penyelidikan Dimulai: Kayu Hanyut Bencana Atau Kejahatan?

AKURAT BANTEN– Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera beberapa hari terakhir tidak hanya meninggalkan kerusakan, tetapi juga memunculkan dugaan serius: apakah kayu gelondongan yang ikut terseret arus adalah bukti nyata dari praktik pembalakan liar (illegal logging) yang masif?

Dugaan ini langsung mendapat atensi tinggi dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang

Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memastikan pemerintah telah mengambil langkah tegas.

"Pemerintah tidak akan diam. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sudah turun ke lapangan untuk menelusuri dugaan gelondongan kayu yang terbawa arus banjir," tegas Pratikno dalam konferensi pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga: 'Epy Kusnandar Sudah Mati!': Kisah Pilu Bintang Sinetron di Balik Larisnya Warung Makan, Modal Awal Gadekan Cincin Kawin!

Senjata Canggih Satgas: Citra Satelit Jadi Bukti Kunci

Ini adalah titik balik dalam upaya penindakan. Menariknya, Satgas PKH tidak hanya mengandalkan pemeriksaan fisik di lokasi.

Untuk membongkar tuntas akar masalahnya, pemerintah menggunakan teknologi canggih untuk melacak sumber kayu.

"Saat ini, pemerintah terus melacak pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran menggunakan analisis citra satelit," ujar Pratikno.

Teknologi citra satelit memungkinkan Satgas untuk membandingkan kondisi tutupan hutan sebelum dan sesudah dugaan penebangan terjadi.

Data ini akan menjadi bukti hukum yang tak terbantahkan untuk menentukan dari titik mana koordinat kayu-kayu haram itu berasal.

Ini adalah sinyal jelas: Aktor-aktor di balik pembalakan liar tidak bisa lagi bersembunyi.

Baca Juga: Diminta Bersumpah, Warga Huntara Datangi Kantor Pemda Todong Wabup Lebak Tuntaskan Huntap

Fokus Tiga Provinsi: Dari Aceh Hingga Sibolga

Penyelidikan ini dipicu oleh temuan visual yang viral dan meresahkan publik.

Video-video banjir bandang yang membawa tumpukan kayu gelondongan menjadi perbincangan hangat, khususnya di:

Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Sibolga (Sumatera Utara).

Pantai Air Tawar, Kota Padang (Sumatera Barat), di mana kayu-kayu terseret hingga ke bibir pantai pada Sabtu (29/11/2025).

Sejalan dengan perintah penelusuran, Satgas PKH telah mulai memfokuskan pemeriksaan di tiga provinsi yang paling parah terdampak dan terindikasi, yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Perkuat Peran Pers, Wiranto Apresiasi PWI sebagai Penghubung Pemerintah dan Publik

Perintah Prabowo Subianto: Tak Ada Toleransi Bagi Perusak Lingkungan

Langkah cepat ini sejalan dengan arahan yang telah disampaikan oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang berulang kali menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap kejahatan lingkungan, termasuk pembalakan liar.

"Pemerintah akan menindak tegas setiap pelaku yang terbukti melanggar aturan dan merusak lingkungan. Ini adalah komitmen kami," tutup Pratikno.

Penelusuran citra satelit ini diharapkan bisa mengungkap jaringan pembalakan liar di balik bencana banjir, menjawab tuntas apakah kerusakan yang terjadi adalah murni faktor alam, atau karena kejahatan terorganisir yang mengorbankan keselamatan warga dan lingkungan (**) 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman