Banten

Prostitusi di Hotel Cipondoh Kota Tangerang Diduga Diatur Langsung di Lokasi

Handrian Setiawan | 16 April 2026, 15:40 WIB
Prostitusi di Hotel Cipondoh Kota Tangerang Diduga Diatur Langsung di Lokasi
Prostitusi di Hotel Cipondoh Kota Tangerang Diduga Diatur Langsung di Lokasi (foto: ilustrasi/istimewa)

AKURAT BANTEN - Aktivitas malam di salah satu hotel kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, memunculkan dugaan praktik prostitusi terselubung. Para Pekerja Seks Komersial (PSK) pun disediakan.

Indikasi tersebut muncul setelah seorang petugas keamanan secara terbuka menawarkan mekanisme transaksi langsung kepada calon tamu.

Dalam percakapan yang diperoleh Akurat Banten, petugas keamanan itu tidak menyarankan penggunaan aplikasi daring yang selama ini identik dengan praktik prostitusi modern.

Baca Juga: Jusuf Kalla Dilaporkan Eks Relawan Jokowi, Isu Ijazah Diduga Bermuatan Politik

Pria yang duduk mengarahkan parkiran motor itu, justru mengarahkan tamu untuk datang langsung datang ke lokasi. Yaitu di area parkiran hotel.

“Gampang itu mah. Nongkrong saja di sini. Tidak perlu pakai aplikasi. Adanya malam habis Isya. Harga nanti diobrolin saja,” kata petugas, Kamis (16/4/2026).

Ia pun mengaku jika sejumlah PSK tersebut tersedia pada malam hari dengan harga sewa yang bervariatif.

Baca Juga: Blokade Selat Hormuz Gagal Total? Puluhan Kapal Tetap Lolos dari Pengawasan AS

“Harga gampang. Nanti diomongin aja. Tapi adanya malam. Kalau siang, mereka pada kerja,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan internal penginapan serta kemungkinan adanya keterlibatan oknum dalam memfasilitasi aktivitas ilegal.

Sempat Digerebek, Ditemukan 12 PSK Dibawah Umur

Sedangkan sebelumnya, Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah penginapan yang diduga menjadi sarang prostitusi di kawasan Kampung Pulo, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang itu.

Dalam razia gabungan yang melibatkan TNI/Polri pada Kamis (10/7/25) malam itu, ditemukan sedikitnya 12 PSK online dibawah umur yang sedang melayani pria hidung belang.

Baca Juga: Shindy Samuel Blak-blakan Soal Perceraian, Ditalak Tiga Padahal Rendy Samuel Tak Pernah Berikan Nafkah Layak hingga Kekerasan

Pada saat itu, Ketua RW 04 Kampung Pulo, Sujai mengaku jika keberadaan guest house yang sebelumnya merupakan tempat menginap pramugari maskapai Garuda Indonesia itu sangat meresahkan warga.

"Sejak berdiri kurang lebih empat tahun lalu, tempat ini berubah fungsi dari mes pramugari menjadi kosan lalu penginapan. Ini sangat meresahkan warga," keluhnya.

Padahal kata Sujai, pada awal Juli 2025, Satpol PP Kota Tangerang sebelumnya juga telah melakukan razia di lokasi tersebut dan mengamankan 12 pasangan bukan pasangan suami istri.

Baca Juga: Anak Sekolah Rakyat Ternyata Gemar Buku Horor, Ini Temuan Kepala Perpusnas

Sehingga ia bersama warga mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menyegel dan menutup lokasi tersebut.

“Kita sudah banyak laporan dari warga kalo tempat ini, jadi tempat prostitusi online. Jadi kami berharap secepatnya tempat ini ditutup permanen. Ini sudah kedua kalinya dirazia dalam bulan ini," ungkapnya.

Namun hingga berita ini diturunkan, manajemen hotel Satpol PP Kota Tangerang tidak merespon mengenai pengawasan penginapan di wilayah Cipondoh. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.