Viral Air Banjir Diduga Bercampur Solar di Aceh Tamiang, Warga Kaget Temukan Lapisan Minyak Mengambang

AKURAT BANTEN - Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang kembali memunculkan fenomena tak biasa dan menyedot perhatian publik. Di tengah genangan air yang menutup permukiman warga, muncul dugaan air banjir bercampur bahan bakar jenis solar, sebagaimana terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.
Fenomena itu pertama kali diketahui publik melalui unggahan akun TikTok @zaits_bf pada Sabtu, 20 Desember 2025. Dalam video tersebut, seorang pria memperlihatkan genangan air banjir yang tampak memiliki lapisan berbeda di permukaannya, menyerupai minyak yang mengambang.
Baca Juga: Pemerintah Buka Telinga atas Kritik Publik Soal Respons Bencana di Sumatera dan Aceh
Tidak seperti air banjir pada umumnya yang keruh kecokelatan, genangan air dalam video itu terlihat memantulkan cahaya dengan warna kehitaman. Lapisan tipis yang mengapung di atas air memicu dugaan adanya kandungan minyak atau solar yang tercampur akibat banjir.
Dengan menggunakan alat sederhana, pria dalam video itu mencoba mengambil cairan dari permukaan air. Ia memperlihatkan hasilnya ke kamera dan mengklaim cairan tersebut mengandung solar dalam jumlah yang cukup banyak.
“Pengambilan minyak secara tradisional, sekitar 20 persen,” ucap pria tersebut sambil menunjukkan cairan yang berhasil dikumpulkan.
Baca Juga: Libur Nataru 2026 Diprediksi Jadi Magnet Wisatawan Bali Okupansi Hotel Badung Melonjak Tajam
Ia bahkan menyebut solar di lokasi tersebut terbilang melimpah. Pernyataan itu sontak memicu beragam reaksi dari warganet, mulai dari rasa penasaran hingga kekhawatiran akan dampak lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
Warga setempat mengaku terkejut dengan temuan tersebut. Pasalnya, banjir yang terjadi kali ini bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memunculkan dugaan pencemaran yang berpotensi berbahaya jika benar mengandung bahan bakar minyak.
Sejumlah dugaan pun bermunculan terkait asal-usul cairan tersebut. Ada yang menduga solar berasal dari tangki penyimpanan milik warga yang bocor saat banjir, ada pula yang mengaitkannya dengan rusaknya drum penyimpanan, bengkel, atau tempat usaha yang terdampak luapan air.
Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai sumber maupun kandungan sebenarnya dari lapisan minyak yang terlihat di genangan air banjir tersebut. Belum diketahui pula apakah cairan itu benar-benar solar atau hanya limbah lain yang terbawa arus banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, termasuk dinas lingkungan hidup, mengenai hasil pengecekan atau potensi bahaya dari fenomena tersebut. Warga pun berharap ada penelusuran lebih lanjut agar tidak menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan di wilayah terdampak banjir.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










