Banten

Polemik Termul Memanas, PDIP Tegaskan Tak Ikut Campur Konflik JK dan Relawan Jokowi

Riski Endah Setyawati | 20 April 2026, 19:28 WIB
Polemik Termul Memanas, PDIP Tegaskan Tak Ikut Campur Konflik JK dan Relawan Jokowi
PDIP (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Ketegangan antara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla dengan kelompok relawan pendukung Presiden ke-7 Joko Widodo yang dijuluki “Termul” menuai beragam respons di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa partainya tidak memiliki keterkaitan dengan konflik yang tengah ramai diperbincangkan itu.

Ia menilai polemik tersebut murni persoalan pribadi yang terjadi di antara Jusuf Kalla dan kelompok relawan tersebut.

Baca Juga: Krisis Bahan Baku Imbas Konflik Iran, Indonesia Lirik Impor Plastik dari Malaysia

“Ini urusan Pak JK dengan para Termul, jadi nggak ada urusan dengan PDI Perjuangan,” ujar Andreas.

Lebih lanjut, Andreas juga melontarkan sindiran yang ditujukan kepada sosok yang ia sebut sebagai pemimpin atau bos dari kelompok Termul.

Menurutnya, pihak tersebut seharusnya mengambil tanggung jawab atas sikap maupun tindakan para anggotanya yang memicu polemik.

Baca Juga: Istilah Termul Kembali Ramai, JK Singgung Peran di Balik Kemenangan Jokowi

“Bos Termul yang seharusnya bertanggung jawab terhadap anak buahnya,” tuturnya.

Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi PDIP untuk merasa terganggu dengan situasi tersebut.

Baginya, konflik yang terjadi tidak memiliki hubungan langsung dengan partai berlambang banteng itu.

Baca Juga: Gempa M 7,4 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Indonesia Aman dari Ancaman Tsunami

“Ini urusan Pak JK dengan para Termul dan bosnya Termul,” ucap Andreas.

“Nggak ada urusan dengan PDI Perjuangan. Apa urusannya harus merasa terusik?” sambung dia.

Sementara itu, sebelumnya Jusuf Kalla secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang dinilai kerap memutarbalikkan hubungan dirinya dengan Jokowi.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Asli, Firdaus Oiwobo Sentil JK, 'Jangan Terpancing Roy Suryo'

Kemarahan tersebut muncul di tengah isu yang menyeret namanya dalam polemik ijazah, yang menurutnya sarat dengan tudingan tidak berdasar.

Dalam pernyataannya, JK menegaskan peran penting yang pernah ia jalankan dalam perjalanan politik Jokowi hingga mencapai posisi presiden.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Setuju? Setuju. Tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden,” tegas JK.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Korea Utara Tiba-Tiba Tembakkan Rudal Diduga Sindir Trump

Ia kemudian mengulas kembali momen ketika dirinya berperan aktif meyakinkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, agar membawa Jokowi ke panggung politik nasional melalui Pilgub DKI Jakarta.

Menurut JK, keberhasilan Jokowi di ibu kota menjadi pijakan penting yang membuka jalan menuju kontestasi tingkat nasional.

Ia juga menyebut bahwa pada Pemilihan Presiden 2014, dirinya diminta langsung oleh Megawati untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Korea Utara Tiba-Tiba Tembakkan Rudal Diduga Sindir Trump

Pernyataan tersebut mempertegas klaim JK mengenai kontribusinya dalam perjalanan politik Jokowi yang kemudian berujung pada kemenangan di tingkat nasional.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.