HEBOH di Transjakarta! Dua Pria Nekat Berbuat Asusila di Tengah Penumpang, Cairan Mencurigakan Jadi Bukti

AKURAT BANTEN – Ruang publik kembali dikejutkan dengan aksi tak terpuji yang melampaui batas norma.
Sebuah perjalanan bus Transjakarta yang seharusnya tenang berubah menjadi momen mencekam sekaligus menjijikkan bagi para penumpang.
Dua orang pria berinisial H dan F tertangkap basah sedang melakukan perbuatan asusila di dalam bus yang sedang melaju di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Aksi nekat ini tidak hanya memicu kemarahan publik, tetapi juga berujung pada jeruji besi. Berikut adalah kronologi lengkap kejadian yang kini tengah viral di media sosial tersebut.
Baca Juga: MISTERI DI LANGIT MAROS: Daftar Lengkap 11 Orang di Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak
Berawal dari Janji "Pulang Bersama"
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (15/1/2026). Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, kedua pelaku diketahui merupakan rekan kerja.
Setelah menyelesaikan syif kerja, mereka berjanji untuk pulang bersama menggunakan moda transportasi Transjakarta.
Namun, niat pulang bersama itu justru disalahgunakan untuk melakukan aktivitas seksual di dalam bus yang sedang dipenuhi penumpang lainnya.
Baca Juga: Geger! Biduan Dangdut 'Goyang' Panggung Isra Mikraj di Banyuwangi, Panitia Akhirnya Buka Suara
Penumpang Curiga: Ada Cairan Menempel
Awalnya, penumpang di sekitar pelaku tidak menyadari aksi menyimpang tersebut karena kondisi bus yang mungkin cukup padat atau posisi pelaku yang berusaha menutupi perbuatannya.
Namun, sepandai-pandainya menyimpan bangkai, baunya akan tercium juga.
Kejadian ini terbongkar setelah seorang penumpang melihat langsung aktivitas seksual tersebut.
Yang lebih mengejutkan, dampak dari perbuatan asusila itu sampai mengenai orang lain.
"Mereka tertangkap tangan melakukan aktivitas seksual yang berdampak atau ada zat (cairan) yang terkena ke penumpang lainnya," ujar AKBP Onkoseno.
Baca Juga: Blak-blakan! Gus Yaqut Ngaku 'Ditinggal' Jokowi Saat Bahas Kuota Haji: Saya Tidak Ada di Situ!
Amuk Massa Nyaris Pecah, Petugas Sigap Bertindak
Begitu menyadari apa yang terjadi, suasana di dalam bus langsung memanas.
Penumpang yang merasa dilecehkan dan geram melihat perilaku tersebut segera melapor kepada petugas Transjakarta.
Video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan raut wajah emosi para penumpang yang mengecam tindakan kedua pria tersebut.
Beruntung, petugas keamanan Transjakarta bertindak cepat dengan mengamankan H dan F sebelum kemarahan massa tak terkendali.
Keduanya langsung diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Lulusan Baru Merapat! Daftar Instansi CPNS 2026 Ini Sepi Peminat tapi Tawarkan Gaji hingga Rp12 Juta
Motif Masih Misteri: Baru Pertama Kali?
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi "nekat" tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan asusila di transportasi umum.
"Kalau dari pengakuan sementara baru satu kali ini, namun masih kita dalami lagi kemungkinan adanya aksi serupa sebelumnya," tambah Onkoseno.
Alarm Keras Keamanan Transportasi Publik
Kasus ini menjadi pengingat bagi pengelola transportasi publik untuk terus meningkatkan pengawasan.
Meski kamera CCTV dan petugas sudah tersedia, perilaku menyimpang seperti ini tetap bisa terjadi di celah-celah keramaian.
Netizen pun bereaksi keras di media sosial, menuntut sanksi tegas berupa blacklist permanen bagi pelaku agar tidak bisa lagi menggunakan layanan Transjakarta di masa depan.
Bagaimana menurut Anda? Apakah pengamanan di transportasi umum kita sudah cukup kuat untuk mencegah hal memuakkan seperti ini terulang kembali? (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










