Banten

Awas Hoaks! Kemenag Tegaskan Belum Buka Pendaftaran CPNS & PPPK 2026, Jangan Asal Klik Tautan!

Saeful Anwar | 22 Januari 2026, 14:57 WIB
Awas Hoaks! Kemenag Tegaskan Belum Buka Pendaftaran CPNS & PPPK 2026, Jangan Asal Klik Tautan!

AKURAT BANTEN– Bagi Anda para pejuang ASN yang tengah menanti kabar gembira, harap lebih waspada.

Belakangan ini, beredar luas informasi di media sosial mengenai pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag).

Namun, secara tegas Kemenag menyatakan bahwa kabar tersebut adalah palsu alias hoaks.

Baca Juga: Seragam Hitam dan Nametag yang Masih Utuh: Kisah Pilu Ditemukannya Pramugari Florencia di Tebing Gunung Bulusaraung

Modus Penipuan: Iming-iming Lulus Cepat

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag, Wawan Djunaedi, mengungkapkan bahwa konten hoaks tersebut biasanya disertai dengan ajakan mendaftar melalui tautan (link) tertentu yang tidak resmi.

Tak jarang, oknum tidak bertanggung jawab tersebut menjanjikan kemudahan seleksi atau jaminan kelulusan bagi para korbannya.

"Sampai saat ini, Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar," tegas Wawan dalam keterangannya di Jakarta (20/1/2026).3 Ciri Informasi Rekrutmen Kemenag yang Asli

Agar tidak menjadi korban penipuan data pribadi atau kerugian materi, masyarakat diminta mengenali kanal resmi Kemenag. Pendaftaran ASN yang sah hanya akan diumumkan melalui:

  1. Situs Resmi: kemenag.go.id
  2. Akun Media Sosial Terverifikasi: Cek tanda centang biru pada akun resmi Kemenag RI.
  3. Kanal Pemerintah: Pengumuman resmi melalui SSCASN BKN.

"Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti kami umumkan secara transparan. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan yang tidak jelas," tambah Wawan.

Baca Juga: Geger Unggahan ‘My Husband’, Vie Shantie Khan Akhirnya Bongkar Status Hubungannya dengan Mualem!

Bahaya Mengklik Tautan Sembarangan

Selain penipuan uang dengan modus "biaya pendaftaran," mengklik tautan tidak resmi sangat berisiko terhadap keamanan digital Anda.

Tautan tersebut bisa jadi merupakan phishing yang bertujuan mencuri data pribadi, foto KTP, hingga akses ke akun perbankan Anda.

Kemenag mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan konten mencurigakan.

"Silakan lapor melalui akun resmi Kemenag agar bisa segera kami tindaklanjuti," tutupnya.

Kesimpulan untuk Pembaca: Jangan mudah tergiur dengan berita cepat yang belum terverifikasi.
Selalu lakukan cross-check langsung ke sumber resmi sebelum membagikan informasi tersebut kepada orang lain.

Pantau terus portal resmi Kemenag untuk mendapatkan jadwal rekrutmen yang valid di masa mendatang (**).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman