Banten

Ledakan Dahsyat Diduga Bom Perang Dunia II di Papua, 5 Orang Tewas dan 19 Luka

Viona Sebastian Nolani | 1 Juni 2026, 14:50 WIB
Ledakan Dahsyat Diduga Bom Perang Dunia II di Papua, 5 Orang Tewas dan 19 Luka
Ilustrasi ledakan. (flickr/Andrew Magill)

AKURAT BANTEN - Sebuah benda yang diduga merupakan sisa amunisi dari Perang Dunia II meledak di bawah sebuah rumah panggung di kawasan desa nelayan di Papua.

Insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan hampir 20 lainnya mengalami luka-luka, menurut keterangan kepolisian pada Senin (1/6/2026).

Peristiwa ledakan terjadi pada Minggu sore di wilayah Papua bagian timur yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan konflik.

Warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan yang sangat keras, disusul munculnya bola api dan kepulan asap tebal yang membumbung ke udara.

Baca Juga: Studi 10 Tahun Ungkap Rahasia Migrasi Hiu Paus, Indonesia Ternyata Jadi Benteng Terakhirnya

Akibat ledakan tersebut, sedikitnya sembilan rumah warga mengalami kerusakan parah hingga hancur.

"Sumber ledakan tersebut diduga kuat berasal dari bom atau mortir peninggalan Perang Dunia II," kata juru bicara kepolisian Papua, Cahyo Sukarnito.

Selain korban jiwa, proses pencarian masih terus dilakukan karena tiga orang dilaporkan belum ditemukan.

Cahyo menyebutkan bahwa sejumlah bagian tubuh korban yang ditemukan di lokasi masih belum dapat diidentifikasi.

Baca Juga: Evaluasi Haji 2026, Menhaj Soroti Masalah Mina dan Perketat Istithaah Kesehatan Jemaah

Sebanyak 19 orang lainnya harus mendapatkan perawatan medis akibat mengalami luka ringan dalam kejadian tersebut.

"Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah pencarian korban dan penyelidikan selesai," kata Cahyo.

Peristiwa serupa pernah terjadi di Indonesia. Pada tahun lalu, 13 orang meninggal dunia di Provinsi Jawa Barat, termasuk sembilan warga sipil, setelah terjadi ledakan ketika personel militer berupaya memusnahkan amunisi kedaluwarsa dengan cara meledakkannya di dalam sebuah lubang.

Indonesia menjadi salah satu wilayah penting dalam sejarah Perang Dunia II.

Saat itu, pasukan Jepang menduduki kawasan yang dikenal sebagai Hindia Belanda, sementara pasukan Sekutu melancarkan operasi militer untuk merebut kembali wilayah tersebut. Kondisi itu menyebabkan berbagai sisa amunisi perang masih ditemukan di sejumlah daerah hingga sekarang.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.