Warjok Desak Pemkot Tangerang Tutup Pintu untuk Oligo, Ancam Aksi Jika PSEL Dibuka Lagi

AKURAT BANTEN - Rencana munculnya peluang kerja sama baru antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) dalam proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memicu penolakan dari kalangan aktivis.
Warung Pojok (Warjok), yang beranggotakan akademisi, aktivis sosial, dan pegiat lingkungan, mendesak Pemkot tidak lagi membuka ruang bagi perusahaan tersebut setelah kerja sama sebelumnya diakhiri, Kamis (23/7/26).
Perwakilan Warjok, Saiful Basri, mengatakan sikap penolakan itu didasarkan pada keputusan Pemkot Tangerang yang sebelumnya telah menyepakati pengakhiran perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara.
Baca Juga: BABAK BARU! Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Menurutnya, keputusan tersebut seharusnya menjadi titik akhir hubungan kerja sama, bukan justru membuka peluang baru bagi perusahaan yang sama.
"Atas nama Warung Pojok dari beberapa kelompok komunitas yang peduli terhadap persoalan sampah di Kota Tangerang, kami dari awal sudah menolak agar Oligo tidak lagi mendapatkan peluang kerja sama dalam pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang," kata Saiful Basri, yang akrab disapa Marsel, saat ditemui di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (22/7/2026).
Marsel menilai, apabila Pemkot kembali menjalin kerja sama dengan Oligo, maka pemerintah dinilai mengulangi kesalahan yang sama.
Ia menyinggung kesempatan yang sebelumnya telah diberikan kepada perusahaan tersebut, namun dinilai tidak menghasilkan kinerja yang maksimal.
"Sebelumnya Oligo sudah diberikan kesempatan, tetapi tidak bekerja secara maksimal. Kalau hari ini masih ada PKS baru, berarti pemerintah gagal dalam pengelolaan sampah," ujarnya.
Warjok pun meminta Pemkot Tangerang bersikap tegas dengan menolak setiap upaya pembentukan kerja sama baru bersama Oligo.
"Pemkot seharusnya menolak dengan keras untuk melakukan kerja sama. Pemerintah harus menolak," tegasnya.
Marsel juga mengingatkan, apabila terdapat pihak yang mendorong lahirnya perjanjian kerja sama baru, maka pihaknya bersama masyarakat akan menyatakan penolakan secara terbuka dan mendesak pemerintah mempertahankan keputusan penghentian kerja sama yang telah diambil.
Bahkan, Warjok mengancam akan menggelar aksi massa apabila Pemkot tetap membuka peluang bagi Oligo untuk kembali mengelola proyek PSEL.
Baca Juga: Sungai Cisadane Mendadak Hitam Pekat! 3 Perusahaan 'Siluman' di Teluknaga Langsung Digulung
"Kalau hal itu terjadi, kami akan bergerak atas nama masyarakat untuk mengingatkan kembali persoalan-persoalan sebelumnya kepada pemerintah dengan gerakan aksi. Jangan sampai pemerintah jatuh di lubang yang sama. Artinya, secara pembenahan dan pengelolaan sampah, pemerintah tidak serius," katanya.
Marsel mengungkapkan, sebelumnya pihaknya juga telah mengajukan petisi yang mendukung langkah Pemkot mengakhiri kerja sama dengan Oligo.
Karena itu, jika kini muncul kerja sama baru, ia menilai pemerintah telah mengingkari sikap yang sebelumnya diambil.
Baca Juga: Bukan Juara yang Diburu! Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Uji Skuad dan Adaptasi Pemain Baru
"Kalau sampai ada PKS baru lagi, artinya petisi tersebut gagal dan pemerintah juga gagal. Kami akan melakukan perlawanan yang lebih keras lagi," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!











