Banten

Stadion Azteca Kembali Jadi Panggung Piala Dunia 2026, Rumah Maradona dan Pele Bangkit Lagi!

Aullia Rachma Puteri | 25 Mei 2026, 22:10 WIB
Stadion Azteca Kembali Jadi Panggung Piala Dunia 2026, Rumah Maradona dan Pele Bangkit Lagi!
Stadion Azteca yang kembali jadi venue Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Piala Dunia 2026 akan menghadirkan banyak cerita baru, tetapi satu hal yang paling menarik perhatian pencinta sepak bola dunia adalah kembalinya Stadion Azteca sebagai salah satu venue utama turnamen.

Stadion legendaris yang berada di Mexico City itu dipastikan menjadi lokasi laga pembuka Piala Dunia 2026 sekaligus kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu stadion paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.

Stadion Azteca akan membuka turnamen dengan pertandingan antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 12 Juni 2026 dini hari WIB.

Momen tersebut membuat Azteca mencetak sejarah sebagai stadion pertama yang menjadi venue pembukaan Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda, yakni 1970, 1986, dan 2026.

Baca Juga: Tak Mau Tinggal di AS, Timnas Iran Pilih Meksiko untuk Piala Dunia 2026

Bagi pencinta sepak bola, nama Azteca bukan sekadar stadion biasa. Tempat ini adalah saksi lahirnya berbagai momen paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.

Di stadion inilah Pele membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 1970 setelah mengalahkan Italia 4-1 di partai final. Pele bahkan pernah menyebut Azteca sebagai stadion yang memiliki aura berbeda dibanding venue lain di dunia.

“Ada sesuatu yang sangat istimewa tentang Azteca,” kata Pele dalam kutipan yang pernah dimuat FIFA.

Tak hanya Pele, Diego Maradona juga menjadikan Azteca sebagai panggung keabadian pada masa itu.

Baca Juga: Lionel Messi Cedera di Saat Terburuk, Mimpi Argentina Pertahankan Gelar Mulai Terancam?

Pada Piala Dunia 1986, stadion ini menjadi lokasi lahirnya dua gol paling terkenal dalam sejarah sepak bola: “Gol Tangan Tuhan” dan “Goal of The Century” saat Argentina menghadapi Inggris di perempat final. Beberapa hari kemudian, Maradona kembali ke Azteca untuk mengangkat trofi juara dunia setelah Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final.

Kini, hampir 40 tahun setelah malam magis Maradona itu, Azteca kembali bersiap menyambut dunia. Stadion yang dibuka pada 1966 tersebut sedang menjalani renovasi besar-besaran demi memenuhi standar FIFA modern.

Renovasi itu mencakup pembaruan kursi penonton, ruang ganti, sistem keamanan, layar digital, hingga teknologi ramah lingkungan.

Menariknya, stadion ini sempat berganti nama menjadi Estadio Banorte karena kerja sama sponsor. Namun selama Piala Dunia 2026, FIFA akan menggunakan nama netral “Estadio Ciudad de Mexico” sesuai regulasi turnamen internasional yang melarang penggunaan nama sponsor komersial.

Baca Juga: Barcelona Kuasai Timnas Spanyol, Real Madrid Malah Hilang dari Piala Dunia 2026!

Dengan kapasitas lebih dari 83 ribu penonton, Azteca tetap menjadi stadion terbesar di Meksiko dan salah satu yang terbesar di dunia.

Atmosfernya terkenal sangat intimidatif, terutama ketika Timnas Meksiko bermain di depan publik sendiri. Faktor ketinggian Mexico City yang berada lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut juga sering membuat lawan kesulitan secara fisik.

Pada Piala Dunia 2026 nanti, Azteca tak hanya menjadi venue pembukaan. Stadion ini juga akan menggelar sejumlah pertandingan fase grup hingga babak 16 besar. Salah satu laga menarik yang dijadwalkan berlangsung di sana adalah duel Uzbekistan melawan Kolombia di Grup K.

Di tengah kemegahan stadion-stadion modern yang bermunculan di seluruh dunia, Azteca tetap punya sesuatu yang sulit dibeli: sejarah.

Baca Juga: Arsenal Juara, MU Bangkit! Ini Daftar Lengkap Wakil Inggris di Liga Champions 2026/2027

Tempat ini bukan hanya arena pertandingan, melainkan museum hidup sepak bola dunia yang pernah menyaksikan Pele tersenyum, Maradona menari, dan kini bersiap menyambut generasi baru di Piala Dunia 2026.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.