OPNI: Wajah Keriput Lelaki Tua Berusia SENJA Duduk di Kursi Roda Meneriakkan Bela Palestina

AKURAT BANTEN - Hari ini ribuan bahkan jutaan masyarakat Indonesia dari berbagai penjuru Nusantara hadir di Monas hanya untuk satu hal yaitu meneriakkan bela Palestina, Dalam perjalanan hubungan kedua negara memang memiliki kaitan emosinal yang begitu dekat, sehingga apapun yang terjadi di palestina, masyarat Indonesia seolah-olah juga merasakan kepedihan yang sangat luar biasa.
Gelaran aksi akbar yang di lakukan kali ini mengatasnamakan Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina dan dilakukan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Tampak beberapa tokoh antusias hadir dalam acara ini, Acara dimulai sekitar pukul 06.45 WIB diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Seluruh hadirin dari berbagai latar belakang kompak bernyanyi dengan khidmat sembari mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina dengan penuh semangat.
Dan dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Saat pembaca sampai pada poin 'penjajahan di atas muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,' hadirin bergemuruh.
"Allahuakbar!" teriak gemuruh seluruh perserta aksi.
Baca Juga: Warga Pandeglang Diajak Berdagang di Online Shop
Adapun tokoh yang hadir antara lain:
- Anies Baswedan Capres 2024-2029
- Retno Marsudi Menteri Luar
- Nuhadjir Effendy Menko PMK
- Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama
- Ketua DPR Puan Maharani.
- Jusuf Kalla Mantan Wapres
- Din Syamsuddin Mantan Ketua Muhamadiyah
Tidak terkecuali dengan sang Kakek ini, yang hadir bersama putranya Nuko Setiawan, Ia dengan setia mendorong kursi roda bapaknya untuk bisa andil dalam acara ini, sungguh pemandangan yang sangat mengharukan.
Media Akurat Banten menyempatkan diri untuk mewawancarainya beberapa saat, untuk mendapatkan keterangan atas kehadiran mereka di tengah aksi masa yang begitu besar.
"ya, Kehadiran saya bersama bapak tidak lain karena kami merasa sedih, karena kepedulian dunia tidak memihak pada Palestina, mereka (israel) seperti ingin menghapus bangsa palestina dibumi ini." Nuko menjelaskan.
Baca Juga: BP2MI Kembali Berangkatkan Nakes ke Jerman, Total 84 PMI Dalam Tahun Ini
Selanjutnya dia sangat prihatin atas korban yang begitu banyak di Gaza yang telah dilakukan secara dzolim oleh Zionis Israel, sementara negara-negara Barat mendiamkannya, Apalagi Amerika yang selalu mendukung tindakan keji israel sampai saat ini.
"Secara pribadi saya hanya ingin mengatakan bahwa kekejaman yang dilakukan Israel yang dukungan Amerika dan beberapa negara Eropa terhadap penduduk Palestina sudah melampaui batas, Mereka seperti binatang buas yang haus darah" Ungkapnya.
Lain pula dengan apa yang disampaikan oleh sang kakek, Berharap ada ke ajaiban yang akan menghancurkan Israel, Dia sangat yakin akan ada campur tangan Allah Swt yang akan memberi mereka palajaran.
Baca Juga: CEMILAN 'Serabi Kuah Kinca' Saat Ini menjadi Terkenal Karena di Sukai Kaum Milenal
"Allah suatu saat akan murka kepada Israel, saya yakin itu, Sejarah perjalan kekejaman manusia terhadap kaum muslimin di muka bumi ini sudah banyak di buktikan dan mereka hancur bagai debu dan hilang di telan bumi, kita sama-sama berdoa saja." Ungkapnya kepada Media Akurat Banten.
Massa aksi bela Palestina ini memang telah di jadwalkan berlangsung Minggu (5/11/2023) pukul 05.30-10.00 WIB.
Terpantau sejumlah ruas jalan di sekitar Monas pun terpantau macet, sehingga para pengendara yang ingin melintas harus bersabar atau memilih jalur alternatif lain.
Pada pukul 08.00, sejumlah ruas jalan di area Tugu Tani dan Menteng macet parah. Selain arah Tanah Abang menuju Monas melalui Jalan Budi Kemuliaan pun terpantau macet parah.
Baca Juga: Destinasi Wisata 'PULAU CANGKIR' Banten, Laksana Serpihan Surga Yang Jatuh Ke Bumi
Usai sejumlah orasi dari para tokoh di panggung utama, nantinya masa akan bergerak dari Monas ke Bundaran HI dan kembali lagi ke Monas, Aksi Damai Bela Palestina hari ini digelar sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










