Plh Sekda Provinsi Banten Virgojanti Apresiasi Penurunan Stunting di Provinsi Banten Sebagai Langkah Bersama Semua Stakeholder

AKURAT BANTEN - Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Virgojanti mengapresiasi penurunan stunting di Provinsi Banten sebagai langkah inovasi dari masyarakat bersama stakeholder lainnya.
Penurunan stunting harus dilakukan secara bersama maupun pentahelix antara pemerintah, masyarakat, hingga penggiat dan pemerhati kesehatan.
Hal itu disampaikan Virgojanti usai membuka Lokakarya dan Penghargaan Inovasi Stunting 2024 yang diselenggarakan DP3AKKB Provinsi Banten bekerjasama dengan PATTIRO Banten di Aula D'Griya Hotel, Kota Serang, Dikutip (26/7/2024).
"Baru saja saya membuka Lokakarya dan Pemberian Penghargaan Inovasi kepada para inovator yang bekerja keras dalam mengakselerasi penurunan stunting di Provinsi Banten," ungkap Virgojanti.
"Kami mengapresiasi hal tersebut, lantaran itu bagian kontribusi para inovator dalam rangka penurunan stunting," lanjutnya.
Virgojanti menilai langkah tersebut bertujuan mendekatkan dan memudahkan pelayanan dalam menurunkan stunting di Provinsi Banten.
Baca Juga: Ada Apa Dengan Cak Imin? Harlah PKB ke-26 Anies Baswedan Tidak Diundang!
"Mudah-mudahan itu bisa menjadi motivasi dalam melakukan langkah baik bagi yang lainnya, dan semoga ini dapat dikembangkan oleh daerah lainnya," katanya.
"Karena penanganan stunting ini tidak bisa ditangani oleh satu bidang saja, tapi perlu kolaborasi untuk mencapai penurunan stunting," sambungnya.
Virgojanti menuturkan, belum lama ini telah dilakukan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024.
"Jadi seluruh balita diminta untuk hadir di Posyandu untuk dilakukan pengukuran dan penimbangan ulang. Provinsi Banten masuk dalam daerah yang mencapai 100 persen dari target pengukuran," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








