Siapa Farah? Orang yang Temani Arya Daru di Mal Sebelum Meninggal, Ponsel Hilang Jadi Tanda Tanya

AKURATBANTEN – Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), terus menjadi perhatian publik.
Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, turut angkat bicara dan mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap motif di balik kematian tragis Arya Daru.
Baca Juga: Ternyata Arya Daru Latihan Bunuh Diri Sejak 2013 Hingga Hubungi Orang Penting Ini Agar Berhasil?
Hingga kini, Polda Metro Jaya belum menutup kasus tersebut dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Salah satu poin krusial yang masih menjadi tanda tanya besar adalah hilangnya ponsel milik Arya, yang belum ditemukan hingga saat ini.
“Penyidik masih belum menutup kasus ini, masih terus mengusut,” ujar Hasbiallah saat dihubungi, dikutip Kamis (31/7/2025).
Politikus asal Fraksi PPP itu menyampaikan bahwa publik masih mempertanyakan motif kematian Arya Daru, apakah murni bunuh diri atau ada faktor lain yang turut mempengaruhi.
Selain soal ponsel, Hasbiallah juga menyoroti keberadaan seorang perempuan bernama Farah, yang terekam kamera CCTV menemani Arya Daru berbelanja di pusat perbelanjaan Grand Indonesia sebelum ditemukan meninggal.
Hingga kini, identitas dan keterangan resmi dari sosok Farah belum dibuka ke publik.
"Masih banyak hal yang menjadi pertanyaan publik, seperti apa motifnya, siapa yang diuntungkan, dan bagaimana kronologi lengkapnya. HP-nya juga masih terus dicari untuk memperkuat barang bukti,” sambungnya.
Hasbiallah menilai wajar apabila masyarakat belum puas terhadap hasil penyelidikan sementara dari Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Polisi Tampilkan Barang Milik Arya Daru, Penyelidikan Kematian Masih Sisakan Tanda Tanya
Ia menyebut masih banyak “pekerjaan rumah” yang perlu dituntaskan oleh penyidik untuk menjawab segala kejanggalan yang beredar di ruang publik.
“Jadi wajar jika publik belum sepenuhnya menerima kesimpulan Polda, karena memang masih banyak PR yang harus dituntaskan,” tegasnya.
Politikus asal Dapil Jakarta Timur itu berharap Polda Metro Jaya bisa bekerja secara transparan dan profesional dalam menangani kasus ini.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk turut membantu pihak kepolisian.
Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan dalam Kematian Diplomat Muda Arya Daru
“Saya juga mendorong masyarakat untuk memberikan informasi dan masukan yang relevan kepada Polda Metro untuk mempercepat penuntasan kasus ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan tidak ditemukan keterlibatan pihak lain dalam kematian Arya Daru, yang disebut sebagai dugaan bunuh diri berdasarkan hasil forensik.
Namun, dengan belum ditemukannya ponsel korban dan munculnya sosok Farah, kasus ini masih menyimpan sejumlah teka-teki yang belum terpecahkan.
DPR melalui Komisi I juga dikabarkan akan memanggil Kementerian Luar Negeri untuk meminta klarifikasi atas kejadian yang menimpa diplomat muda tersebut.
Hingga kini, publik masih menanti penjelasan final dari aparat penegak hukum yang diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan atas kasus yang menyita perhatian nasional ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









