Menantu Andika Perkasa Jadi Kapolsek Geger, Segini Gaji Fantastis AKP Hafiz yang Bikin Publik Heboh

AKURAT BANTEN - Profil AKP Hafiz Prasetia Akbar kembali ramai diperbincangkan publik setelah namanya mencuat sebagai Kapolsek Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur sejak Juli 2025.
Tidak hanya karena jabatan tersebut, Hafiz juga menjadi sorotan karena statusnya sebagai menantu dari mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa.
Lantas, berapakah gaji seorang Kapolsek dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) seperti Hafiz?
Hafiz Prasetia Akbar, lengkap dengan gelar S.Tr.K, S.I.K, M.Si, M.Sc, adalah perwira muda di Kepolisian RI.
Baca Juga: Polsek Neglasari Gerebek Toko Kosmetik Jual Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap
Ia menikah dengan Angela Perkasa, putri dari Andika Perkasa. Ia juga putra dari Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara.
Kariernya di kepolisian dimulai sejak 2018, termasuk sebagai komandan peleton polisi anti huru-hara, kemudian menjadi Kepala Unit Investigasi Kriminal di Polres Bogor dari 2019 hingga 2022.
Sejak Juli 2025, Hafiz dipercaya menjabat Kapolsek Geger, sebuah tugas strategis di level kecamatan.
Jabatan ini membuatnya bertanggung jawab atas keamanan lokal, pelayanan masyarakat terkait kepolisian, hingga operasi operasional di wilayahnya.
Baca Juga: Belasan Pemuda Rusuh di Malang, 12 Ditahan Polisi Usai Hancurkan Pos dan Kantor Polsek
Publik penasaran berapa pendapatan yang diterima oleh Kapolsek seperti Hafiz.
Meski angka pastinya tidak disebutkan secara spesifik dalam artikel, dari berbagai regulasi dan standar gaji Polri, berikut gambaran umum:
Gaji pokok seorang perwira polisi berpangkat AKP tergolong dalam kelompok pangkat menengah ke atas.
Besaran gaji pokok tergantung masa dinas dan pangkat pengabdiannya.
Selain gaji pokok, seorang Kapolsek juga memperoleh tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, tunjangan operasional, dan tunjangan khusus sesuai wilayah tugas.
Biaya hidup dan insentif lapangan juga sering diperhitungkan sebagai kompensasi tambahan, terutama jika tugasnya berada di daerah yang menuntut mobilitas tinggi atau kondisi yang menantang.
Meski gaji dan tunjangan penting, Hafiz Akbar sendiri mendapat sorotan bukan semata karena pemasukan finansialnya, melainkan bagaimana ia membangun karier secara profesional tanpa mengandalkan latar belakang keluarganya.
Jalan kariernya melalui pendidikan tinggi gelar S2 di Universitas Indonesia menunjukkan usaha dan pencapaian pribadi.
Baca Juga: Polsek Ciputat Timur Cegah Enam Pelajar Hendak Ikut Aksi Demo di DPR
Pencarian publik untuk informasi gaji AKP Hafiz mencerminkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap bagaimana pejabat di institusi publik dihargai, terutama bagi mereka yang memiliki hubungan dengan figur publik besar seperti Jenderal Andika Perkasa.
Namun, sekalipun latar belakang keluarga mereka terkenal, banyak pihak menekankan bahwa performa, dedikasi serta transparansi dalam menjalankan tugaslah yang akan membentuk reputasi jangka panjang.
Menjadi Kapolsek dengan pangkat AKP membawa tanggung jawab besar dan imbalan finansial yang wajar menurut struktur Polri.
Meski gaji pokok dan tunjangan dapat berbeda-beda tergantung masa tugas dan lokasi.
Baca Juga: WNA Afrika Puji Polisi Indonesia! Laptop Hilang di KRL Kembali Berkat Polsek Tambora
Posisi seperti yang diduduki Hafiz Prasetia Akbar umumnya mendapatkan perhatian lebih besar dari publik bukan hanya dari nilai nominal pendapatan, tetapi juga dari integritas dan profesionalisme yang ditampilkan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








