Jokowi Urung Niat Pindahkan ASN, Ternyata Ada Insentif Yang Belum Tuntas, Ini Penjelasannya!

AKURAT BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) urung niat pindahkan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) menunggu hingga seluruh infrastruktur telah sempurna.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat berada di Istana Kepresidenan Jakarta, bahwa perpindahan ASN ke IKN, akan menuruti arahan pak presiden.
Dalam arahannya, presiden menunggu disempurnakan, perkantoran, dan sistem digitalnya. Walaupun pada September ini, beberapa hunian telah siap untuk ASN pindah secara bertahap.
"September, Oktober ini mestinya sudah ada yang bisa pindah, tetapi arahan presiden ini disempurnakan dulu sehingga nanti akan ada arahan dari perpindahan. Kemenpan sudah siapkan skema skema perpindahan, termasuk jabatan yang akan pindah," tutur Azwar pada, Selasa (3/9/2024).
Selanjutnya Azwar mengatakan, kalau pihaknya masih memiliki rencana dengan skema 1.700 orang ASN untuk dipindahkan pertama kali setelah berapa apartemen selesai.
Ditempat yang sama Azwar juga menegaskan, saat ini baru 14 tower ASN yang telah diselesaikan dari 47 tower harus rampung hingga akhir Desember 2024.
"Ini akan terus di-update OIKN terkait penyelesaian apartemen ASN,(Sementara terkait insentif) sudah, tinggal finalisasi sedikit. Ada angkanya belum tuntas, belum fix. Tunjangan kemahalan, iya. Kemudian tunjangan pindah, dan lain-lain" katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








