Bongkar Video Syur, Murid yang di Setubuhi Guru di Gorontalo, Ternyata Yatim Piatu!

AKURAT BANTEN – Perbuatan tak senonoh dalam video syur berdurasi 5.48 menit antara guru dan murid terbongkar, diketahui pelaku manfaatkan situasi korban yang merupakan anak yatim piatu atau tidak punya orangtua.
Polisi telah menyelidiki kasus yang menghebohkan ini dan perlahan mulai mengungkap satu per satu faktanya.
Penyidik PPA Polres Gorontalo Brigadir Polisi Jabal Nur mengungkapkan jika pelaku telah setubuhi muridnya sejak tahun 2023.
Baca Juga: Batas Dana Kampanye Pilkada Tangsel Rp42 M, Untuk Maksimal Sumbangan Rp750 Juta
"Sampai pada tahun 2023, oknum gurunya lebih ekstrem menyentuh siswa," ucapnya pada wartawan, dikutip Akurat Banten pada, Kamis (25/09/2024) .
Jabal Nur mengatakan, pelaku memanfaatkan kondisi korban dan memberikan perhatian lebih. "Akhirnya dia merasakan perhatian lebih seperti seorang bapak," ungkap Jabal Nur.
Sebagaimana diketahui, video mesum antara guru dan murid di Gorontalo ramai diperbincangkan di media sosial.
Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut karena pemeran wanita dalam video porno tersebut masih di bawah umur.
Video asusila tersebut dilakukan guru dan siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Gorontalo. Video asusila berdurasi 5.48 menit tersebut, memperlihatkan tindakan asusila yang diduga seorang guru terhadap anak didiknya.
Dalam video syur tersebut, siswi itu masih menggunakan seragam sekolah dan melakukan adegan-adegan tidak pantas.
Sementara oknum tersebut memakai jaket topi dan celana panjang berwarna hitam. Diduga adegan dalam video tersebut dilakukan di dalam sebuah kos-kosan.
Waka Polres Kompol Ryan Dodo Hutagalung mengatakan, pihak kepolisian sendiri telah menerima laporan dari keluarga korban atau siswa, terkait kasus video viral tersebut.
“Untuk laporan sudah kita terima, yang melaporkan paman dari korban. Sekarang dalam proses saksi-saksi-saksi,” ujar Kompol Ryan Dodo Hutagalung, Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Marak Penculikan Anak di Tangsel, Waspadai Modusnya!
Sementara itu pihak sekolah sendiri masih belum memberikan keterangan terkait video viral yang melibatkan guru dan siswa di sekolah mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










