Banten

Pandangan Islam Tentang Kaum Yahudi atau Bani Israel, tentang Sejarah, Kedudukan, Kesombongan hingga Pencipta Kekacauan di Muka Bumi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 26 September 2024, 20:43 WIB
Pandangan Islam Tentang Kaum Yahudi atau Bani Israel, tentang Sejarah, Kedudukan, Kesombongan hingga Pencipta Kekacauan di Muka Bumi

AKURAT BANTEN - Yahudi dalam pandangan Islam dikenal sebagai Bani Israel, merupakan keturunan Nabi Yaqub AS. Mulanya, mereka termasuk kaum yang berserah diri kepada Allah, bertauhid, serta meniti sunnah Rasulullah SAW.

Kemudian Allah SWT melaknatnya karena Bani Israel mulai jatuh pada dosa dan maksiat. Mereka percaya keberadaan kitab Taurat, percaya kepada Allah dan Rasul-Nya, namun tidak mau tunduk kepada-Nya.

Mengutip buku Yahudi Madinah dari Era Nebuchadnezzar hingga Khaibar susunan Wisnu Tanggap (2021).

Baca Juga: Sampaikan Pesan Pilkada di Seminar Kebangsaan. Kapolda Banten Sebut Golok Sebagai Pemerstau

Dalam buku tersebut menyebut, "jika kaum Yahudi ini menempati posisi penting dalam sejarah Mesir, Romawi Barat hingga Timur (Bizantium), imperium Persia, serta Neo-Asyria dan Neo-Babilonia. Sejarahnya termaktub dalam tarikh klasik dan buku Islami lainnya," tulis buku tersebut.

"Keberadaan kaum Yahudi ini bermula saat mereka menduduki wilayah Kanaan yang kini disebut Palestina"

Pandangan Islam terhadap Kaum Yahudi
Sejarah kaum Yahudi bermula ketika mereka hijrah ke negeri Kanaan pada masa kenabian Yaqub AS. Saat itu, mereka dikenal sebagai bangsa yang mahir dalam navigasi pelayaran dan pandai berdagang.

Baca Juga: Sehari, Pjs Wali Kota Tangsel Tabrani, Bertugas Dibanjiri Pengaduan Warga, Dari Pembangunan Jembatan Sampai Motor Hilang

Mereka hidup berdampingan dengan bangsa Anakim dan Rephaim. Kemudian pada tahun 3000 SM, Nabi Ibrahim datang ke negeri tersebut untuk mendakwahi Bani Israel.

Sayangnya, dakwah beliau ditentang habis-habisan. Kisah diutusnya Nabi Ibrahim ke Bani Israel ini termaktub dalam surat Al-Anbiya ayat 71. Allah SWT berfirman:

“Kami menyelamatkannya (Ibrahim) dan Lut ke tanah yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam. Dan Kami telah menyelamatkan dia, Ibrahim, dari kejahatan warga Kota Ur yang membakarnya hidup-hidup.”

Baca Juga: Tia Rahmania Ajukan Gugatan Perdata ke PN Jakpus, Gegara Dipecat sebagai Kader PDIP, Hingga Hilang Statusnya Sebagai Calon Anggota DPR RI Terpilih

Ulama tafsir, termasuk Imam Qatadah, mengatakan bahwa negeri yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah negeri Kanaan atau Syam. Kini, kita mengenalnya sebagai negara Palestina.

Alquran banyak menyebutkan kisah Bani Israel atau kaum Yahudi. Ibnu Katsir berkata bahwa Bani Israil termasuk umat terbaik pada masanya, lebih baik dibandingkan bangsa Mesir, Yunani, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, Bani Israel juga memiliki perangai yang amat buruk. Mereka enggan beriman kepada Allah SWT, senang menyembah berhala, tidak disiplin, suka memberontak, dan menolak patuh terhadap risalah kenabian.

Baca Juga: Ketua Komite SMAN1 Cimarga Angkat Bicara, Adanya Dua Pelajar di Gerebek Dugaan Video Mesum

Dilansir dari jurnal Hubungan Islam dan Yahudi dalam Konteks Pluralisme Agama karya Zulkarnain Abdullah, umat Yahudi selalu menganggap bahwa agamanya yang paling benar, sementara agama Islam adalah sebuah kesalahan.

"Mereka menganggap bahwa dirinya tidak akan dihukum oleh Allah walaupun berbuat salah. Kalau pun dihukum, itu hanya sebentar"

Mengenai hal ini, al-Suyuthi menerangkan sebuah riwayat yang mengatakan bahwa suatu hari orang Yahudi berkumpul dan berdebat dengan Rasulullah SAW. Lalu, mereka mengatakan bahwa api neraka tidak akan menyentuhnya kecuali hanya beberapa hari saja.

Baca Juga: Pimpin DPRD Lebak, Juwita Ajak Anggota Dewan Kompak Sesuai Tupoksi

"Kesombongan Yahudi ini membuat Allah SWT murka"

Tidak lama setelah mereka menempati tanah Syam, mereka pun dikalahkan oleh bangsa Romawi, lalu diusir ke beberapa negara.

"Semenjak itu, umat Yahudi tersebar di beberapa wilayah. Mereka suka memberontak dan membuat kekacauan di sana"

Baca Juga: Diduga Kritik KPK, Tia Rahmania Anggota DPR RI terpilih Dapil Banten I, Dipecat PDI Perjuangan Diganti Bonnie Triyana

Sampai pada Perang Dunia I, bangsa Yahudi kerap mendapatkan penindasan dan penyiksaan dari sejumlah negara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.