Banten

Intensitas Hujan Tinggi, Dua Desa di Kabupaten Serang Terdampak Banjir, Akses Jalan belum dapat Dilalui

Irsyad Mohammad | 7 Januari 2025, 12:46 WIB
Intensitas Hujan Tinggi, Dua Desa di Kabupaten Serang Terdampak Banjir, Akses Jalan belum dapat Dilalui

AKURAT BANTEN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Serang sejak pagi ini menyebabkan banjir di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Mancak dan Anyer. Selasa (07/01/25)

Peristiwa itu terjadi di Desa Labuan, Kecamatan Mancak dan Desa Cikedung di Kecamatan Anyer menjadi titik terdampak banjir.

Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhony E Wangga, menjelaskan saat ini jumlah rumah yang terdampak banjir belum dapat dipastikan karena laporan baru saja masuk. 

Lantaran Tim tanggap darurat belum dapat langsung turun ke lokasi, mengingat hujan masih turun deras dan ketinggian air di sungai terus naik. Sehingga akses jalan belum dapat dilalui.

Baca Juga: Polisi Bakal Terapkan Tilang Sistem Poin dapat Berdampak SIM Dicabut, Simak Penjelasannya!

"Data sementara menunjukkan ketinggian air di beberapa titik berkisar antara 40 hingga 50 cm, namun kami belum dapat memastikan angka pastinya karena kondisi cuaca yang masih tidak menentu," ungkapnya.

Penyebab banjir di kedua lokasi tersebut masih dalam penyelidikan tim dilapangan di Desa Labuan, banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Sanghiang, sementara di Desa Cikedung, kata Jhony penyebab pasti terjadinya banjir belum dapat dipastikan. 

"Di Cikedung, kami menduga banjir dapat dipengaruhi oleh faktor alam, seperti meluapnya rawa danau di sekitar kawasan tersebut, namun kami masih berkoordinasi dengan Satgas setempat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," lanjutnya.

Saat ini, BPBD Kabupaten Serang dan Satgas kecamatan terus berkoordinasi untuk memantau situasi di wilayah tersebut. 

Baca Juga: BBPOM Serang Temukan Obat Stelan Tanpa Kemasan di Apotek Cilegon

"Kami masih melakukan koordinasi dengan satgas disana," tandasnya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.