Usai Trump dan Aktor James Woods Ancam Hancurkan Gaza, LA jadi Lautan Api, Rugi 2.448 Triliun, Hingga Pemadam Kebakaran Salah Kirim Pesan Warga Panik

AKURAT BANTEN - Pemadam kebakaran Los Angeles panik, sebanyak 2 kali salah kirim peringatan evakuasi hingga memicu kepanikan massal di kalangan warga yang tidak terdampak bencana. Akhirnya, pihak pemadam kebakaran meminta maaf atas kesalahan tersebut.
Dalam Pesan peringatan yang dikirim pada Kamis 9 Januari 2025, memerintahkan penduduk untuk segera evakuasi mandiri, namun dalam 20 menit kemudian Departemen pemadam kebakaran Los Angeles kembali mengirimkan pesan, dan menjelaskan bahwa peringatan hanya untuk warga di titik api Utara.
Kesalahan serupa kembali terjadi keesokan harinya pukul 4 pagi waktu setempat, mereka mengatakan kesalahan pesan otomatis itu menyebabkan rasa frustasi marah dan takut di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Manchester City Bantai Salford City 8-0 Diajang Piala FA, Guardiola: Dorongan Moral bagi Timnya!
Ia pun menyesalkan kejadian tersebut dan segera mencari tahu penyebab kesalahan tersebut.
Sebagaimana diketahui kebakaran Los Angeles mengakibatkan 35.000 hektar wilayah hangus dan merobohkan ribuan bangunan berdasarkan jumlah korban terbaru pada Sabtu 11 Januari dilaporkan 11 orang tewas, jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah.
Saat ini sekitar 153.000 orang mengungsi dari titik-titik api kebakaran Los Angeles, Kebakaran ini, kemudian dikaitkan dengan bantuan senjata Amerika Serikat ke Israel bahkan kebakaran itu, disebut karma bagi Amerika, lantaran membantu Israel membunuh warga palestina.
Baca Juga: Pep Guardiola Sumringah, Gegara Kedatangan Khusanov dan Oscar Bobb Kembali bermain
Adapun hal itu, disampaikan aktivis Amerika Serikat yakni kelompok sayap kiri, bahkan mereka mengecam dan menyalahkan Israel Atas kebakaran hutan," jelas kelompok Yahudi Amerika Serikat.
Kelompok Yahudi Amerika juga menghubungkan perang di Gaza dan pengeluaran militer Amerika Serikat untuk Israel dengan kebakaran di Los Angeles.
Sebelumnya, Donald Trump mengancam akan mengubah Gaza seperti neraka, jika sandera-sandera Israel tidak dibebaskan sebelum 20 Januari 2025 mendatang.
Baca Juga: Perusahaan Pulp & Paper di Serang Disorot KLH, Diduga Cemari Sungai Ciujung
Diketahui, tanggal tersebut bertepatan dengan pelantikan dirinya sebagai presiden Amerika Serikat. Namun sehari usai melakukan ancaman itu, justru Los Angeles menjadi lautan api.
Selain Donal Trump, Aktor James woods juga menangis kena karma, setelah dirinya menghimbau agar Israel menghabisi warga Gaza.
Dalam pernyataannya, Ia mengaku seperti sedang berada di neraka akibat kebakaran tersebut, dimana di lingkungan tempat tinggalnya di Los Angeles bagian selatan, ikut terbakar menjadi abu dan hanya menyisakan puing-puing yang berserakan.
Melalui akun media sosialnya, Ia pun menceritakan kengerian saat proses evakuasi dan melihat rumahnya hancur dalam hitungan detik.
Dalam unggahannya, Woods memperlihatkan peristiwa kebakaran di sekitar rumahnya, tampak tempat tinggal mewahnya, di lahap api dan mengatakan puluhan ribu penduduk di California Selatan terpaksa mengungsi.
Warganet kemudian menanggapinya, dengan mengatakan "Tangisanmu tidak berarti, lantaran kamu merupakan salah satu tokoh yang mendukung Israel menghancurkan Gaza," tulis warganet.
Adapun perkiraan sementara akibat kebakaran mencapai 2.121 triliun hingga 2.448 triliun, meski saat ini tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kebakaran, namun titik api masih terus muncul dibeberapa tempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










