Terungkapnya Kasus Mutilasi di Tangerang, Jasad Dimasukkan Dalam Freezer

AKURAT BANTEN - Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan dengan cara mutilasi diungkap kepolisian.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer sebuah rumah di Perumahan Villa Tomang Baru, Kelurahan Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Polresta Tangerang, Polda Banten, telah menangkap dan menetapkan tersangka utama dalam kasus ini, yakni Marcellino Raun (MR), yang ternyata memiliki hubungan keluarga dengan korban.
Baca Juga: Rencana Kluivert usai Timnas Indonesia Diganyang Australia: Habis-habisan Lawan Bahrain!
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono mengungkapkan, kasus ini terungkap secara tidak terduga saat penyidik Polres Jakarta Utara sedang menangani kasus penipuan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Jefry Rarun (JR), yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2017.
Penyidik yang melacak keberadaan JR akhirnya menemukan alamatnya di Tangerang dan mendatangi lokasi pada Kamis, 13 Maret 2025. Namun, mereka hanya bertemu dengan MR di rumah tersebut.
Kecurigaan muncul ketika petugas melihat sebuah freezer yang terkunci dengan rantai. Setelah diperiksa, ditemukan potongan tubuh manusia yang kemudian teridentifikasi sebagai jasad JR.
Polisi segera mengamankan MR dan berkoordinasi dengan Polresta Tangerang untuk menangani kasus ini lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, MR mengakui telah membunuh JR dengan alasan dendam.
Menurut penyelidikan, pembunuhan terjadi pada Desember 2023. MR terlebih dahulu membeli gergaji besi sebagai persiapan. Ia kemudian menikam leher kiri dan menusuk dada kiri korban hingga tewas.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis Bus Jemaah Umroh yang Mengakibatkan 6 WNI Meninggal Dunia
Setelah memastikan korban tidak bernyawa, MR memutilasi tubuhnya menjadi delapan bagian di kamar mandi sebelum menyimpannya di dalam freezer.
Selama berbulan-bulan, jasad tersebut tetap tersembunyi hingga akhirnya terbongkar oleh pihak kepolisian.
Atas perbuatannya, MR dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP.
Hukuman maksimal yang menantinya adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










