Buronan Kelas Kakap Belum Tertangkap, KPK Kantongi Titik Lokasi Harun Masiku

AKURAT BANTEN - Keberadaan Harun Masiku, buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah empat tahun menghilang, kembali memancing perhatian publik.
Dalam sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menyeret Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, penyelidik KPK Arif Budi Raharjo mengaku sudah mengetahui titik keberadaan Harun.
“Kami ketahui (lokasinya), tapi tidak bisa kami sampaikan di sini,” kata Arif saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (16/5).
Pernyataan itu sontak memantik harapan sekaligus tanda tanya besar. Arif yang termasuk dalam tim internal KPK yang bertugas memburu Harun menyebut bahwa pencarian masih aktif dilakukan, meski posisi buronan itu sudah terdeteksi.
Ia menegaskan, ada sejumlah pihak yang turut dilibatkan dalam operasi pencarian, namun semua masih berjalan di balik layar demi menjaga kerahasiaan strategi.
Baca Juga: Gibran Tegaskan Pentingnya Makanan Bergizi Gratis: Bekal Fisik dan Mental Anak Bangsa di Masa Depan
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa seluruh keterangan yang disampaikan oleh Arif akan didalami lebih lanjut. Tim penyidik akan menganalisis semua informasi yang muncul di persidangan guna memperkuat konstruksi hukum dalam kasus yang sedang ditangani.
“Setiap informasi ataupun keterangan dari saksi akan kami telaah secara menyeluruh. Sekarang fokus kami tetap pada pembuktian kasus dengan terdakwa HK,” jelas Budi di Gedung Merah Putih KPK.
Baca Juga: Tahan Ijazah Karyawan, Bos CV Santoso Seal Terjerat Kasus Penggelapan
Hasto sendiri kini didakwa atas dugaan menghalangi proses hukum dan mempersulit pengungkapan kasus Harun. Dalam dakwaan disebutkan bahwa ia diduga mengetahui sejumlah informasi kunci terkait keberadaan Harun, namun tidak memberikan kerja sama yang dibutuhkan penyidik.
Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi Proyek Data Nasional, Dua Pejabat Kominfo Dicopot Meutya Hafid
Harun Masiku menjadi buron sejak Januari 2020 setelah terjerat kasus dugaan suap untuk pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR. Keberadaannya sempat simpang siur, mulai dari dugaan melarikan diri ke luar negeri hingga bersembunyi di dalam negeri dengan bantuan pihak-pihak tertentu.
Kini, setelah bertahun-tahun tanpa titik terang, publik kembali menaruh harapan pada KPK untuk benar-benar menyelesaikan kasus ini. Tak sedikit yang mendesak agar lembaga antirasuah menunjukkan taringnya dan tak membiarkan Harun menjadi simbol kegagalan penegakan hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








