Korupsi Bansos COVID-19 Muncul Lagi, KPK Periksa Pegawai Kemensos hingga Pihak LKPP

AKURAT BANTEN - Penyidikan perkara dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Presiden tahun 2020 yang bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memasuki babak baru.
Lembaga antikorupsi itu memanggil lima orang saksi tambahan untuk dimintai keterangan terkait pengadaan bansos COVID-19 yang disalurkan di wilayah Jabodetabek oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca Juga: Modus Suntik Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg, Dua Pelaku di Tangerang Ditangkap Polisi
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama MGS, DD, RS, YA, dan YP,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Selasa, 27 Mei 2025, di Jakarta. Kelima nama tersebut merupakan pejabat dan staf dari sejumlah instansi pemerintah yang dianggap memiliki keterkaitan dalam pengadaan bansos.
Salah satu saksi yang dipanggil adalah M. Gilang Sasi Kirono (MGS), yang menjabat sebagai Kepala Seksi Bantuan Hukum di Divisi Hukum dan Kepatuhan Perum Bulog.
Kemudian ada Diding (DD), Kepala Bagian Keuangan di Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, serta Robbin Saputra (RS), seorang PNS aktif di kementerian tersebut.
Baca Juga: Prabowo Hadir di KTT BIMP–EAGA Kuala Lumpur, Dorong Pembangunan Kawasan Timur Indonesia
Selain itu, dua nama lainnya berasal dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), yakni Yuli Andhika (YA), yang bekerja di Direktorat Pengembangan Sistem Katalog, dan Yulianto Prihhandoyo (YP), Direktur Advokasi Pemerintah Pusat di lembaga yang sama.
Baca Juga: BPJPH Ungkap RM Ayam Goreng Widuran Solo Tak Bisa Dikenakan Sanksi Pidana
Sebelumnya, KPK juga sudah memanggil sejumlah pihak swasta yang diduga terkait dalam distribusi bansos. Beberapa di antaranya adalah Joedianto Soejonopoetro dari PT Indomarco Adi Prima, Aryani Djaja dari PT Subur Jaya Gemilang, serta Andy Hoza Junardy dari PT Junatama Foodia Kreasindo. Pemanggilan ini turut melibatkan nama-nama dari sektor perbankan dan komunikasi.
Baca Juga: Diserang OTK Saat Pulang Dinas, Begini Kronologi Pembacokan Pegawai Kejagung di Depok
Kasus ini pertama kali diumumkan KPK sebagai penyidikan baru pada 26 Juni 2024. Skandal bansos tersebut merupakan pengembangan dari perkara serupa yang sebelumnya sudah menjerat beberapa pejabat Kemensos, dan diduga kuat masih menyisakan banyak aktor lain yang belum tersentuh hukum.
KPK menilai bahwa pengadaan bansos pada masa pandemi seharusnya menjadi bentuk tanggung jawab negara untuk menyelamatkan masyarakat dari krisis.
Namun, kenyataannya justru dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk memperkaya diri lewat manipulasi proyek dan penggelembungan anggaran.
Baca Juga: Dari Donor Darah sampai Zumba Seru, Howell Expo 2025 Buka Rangkaian Acara dengan Energi Positif
Kini KPK tengah menelusuri lebih dalam soal aliran dana, modus korupsi, dan pihak-pihak mana saja yang ikut terlibat dalam praktik haram ini.
Lembaga antirasuah itu memastikan akan menuntaskan kasus ini hingga ke akarnya agar distribusi bantuan negara ke depan tak lagi dijadikan ladang bancakan oleh pejabat tak bertanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









