Banten

HEBOH! Instagram Gibran Ikuti Akun Judi Online, Istana Buru-Buru Klarifikasi dan Ambil Langkah Tegas

Andi Syafrani | 4 Juni 2025, 15:35 WIB
HEBOH! Instagram Gibran Ikuti Akun Judi Online, Istana Buru-Buru Klarifikasi dan Ambil Langkah Tegas

AKURAT BANTEN - Media sosial baru-baru ini diramaikan dengan kabar mengejutkan: akun Instagram resmi Wakil Presiden RI, @gibran_rakabuming, ternyata sempat mengikuti akun @xxxx_jaxxxx.game, yang kini terdeteksi mempromosikan konten perjudian online.

Kegaduhan ini langsung memicu spekulasi liar di kalangan warganet, hingga akhirnya pihak Istana angkat bicara untuk menjelaskan duduk perkara.

Baca Juga: Vidi Aldiano Terjerat Gugatan Rp24,5 Miliar Gegara Lagu Nuansa Bening, Rumah Mewah di Cilandak Terancam Disita

Menurut Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden, akun tersebut bukanlah akun judi sejak awal, melainkan mengalami perubahan identitas yang cukup mencurigakan.

Penelusuran BPMI mengungkap bahwa akun @xxxx_jaxxxx.game sudah eksis sejak November 2022. Namun, sepanjang perjalanannya, akun ini telah berganti nama hingga tujuh kali.

Baca Juga: Wow! Indonesia Kuasai Puncak Produksi Beras ASEAN: Gebrakan Tanam Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Awalnya, akun tersebut tampaknya hanyalah akun biasa dengan konten umum, jauh dari aroma perjudian.

“Berdasarkan riwayatnya, akun ini tidak selalu memuat konten judi. Kemungkinan besar, akun @gibran_rakabuming mengikuti akun tersebut saat masih berisi konten yang tidak bermasalah,” jelas BPMI dalam pernyataan resmi pada Rabu, 4 Juni 2025. 

Baca Juga: Era Baru Korsel Dimulai, Lee Jae-myung Raih Kursi Presiden Korsel Pasca Pemakzulan Yoon Suk-yeol

Fenomena akun media sosial yang “berubah wajah” seperti ini bukan hal baru. Banyak akun dengan jumlah pengikut besar sengaja dijual atau bahkan diretas, lalu diubah menjadi wadah promosi konten ilegal, seperti perjudian online, penipuan, atau iklan tak jelas.

Proses ini sering kali luput dari perhatian pengikut lama, termasuk figur publik seperti Gibran. Faktanya, tak hanya akun Wakil Presiden, sejumlah tokoh ternama lainnya juga masih tercatat sebagai pengikut akun tersebut sebelum perubahan fungsinya terdeteksi.

Baca Juga: Terungkap! Dendam Makanan dan Uang Jajan Berujung Maut di Jurang Ciamis: Cucu Tega Habisi Nenek Kandung

Pihak Istana menegaskan bahwa akun @gibran_rakabuming segera mengambil tindakan setelah kabar ini mencuat.

“Kami langsung unfollow akun tersebut begitu mengetahui kontennya beralih ke promosi judi online,” ujar juru bicara BPMI.

Lebih lanjut, Istana juga melaporkan akun tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera diblokir.

Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran konten berbahaya yang bisa merugikan masyarakat, terutama di tengah maraknya promosi judi online di dunia maya.

Baca Juga: Bocah Lelaki Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Kasus ini menyoroti betapa rentannya ekosistem media sosial terhadap praktik-praktik manipulatif. Perubahan fungsi akun seperti yang dialami @xxxx_jaxxxx.game menunjukkan perlunya kewaspadaan, baik dari pengguna biasa maupun figur publik.

Pakar keamanan siber, Dr. Andi Pratama, menjelaskan bahwa akun-akun semacam ini sering kali memanfaatkan kelengahan pengguna untuk menyebarkan konten ilegal.

“Banyak akun besar dijual di pasar gelap. Setelah berganti tangan, kontennya diubah tanpa pemberitahuan, sehingga pengikut lama tidak langsung menyadari,” ungkapnya.

Baca Juga: Vadel Badjideh Resmi Ditahan 20 Hari di Rutan Cipinang Jelang Persidangan

Klarifikasi ini diharapkan bisa meredam spekulasi yang berkembang di kalangan warganet. Meski begitu, kejadian ini menjadi pengingat bahwa bahkan akun resmi tokoh publik pun tak luput dari risiko di dunia digital.

Pihak Istana kini disebut tengah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas media sosial Gibran untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara itu, publik menanti tindakan lanjutan dari Kominfo terkait pemblokiran akun bermasalah tersebut, sekaligus langkah tegas untuk membersihkan ruang digital dari konten ilegal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC