Trump Klaim Sukses Bujuk Iran-Israel Damai Lewat Diplomasi Qatar

AKURAT BANTEN - Kabar mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel, setelah konflik sengit selama 12 hari.
Tak lama setelah pengumuman itu, Trump dikabarkan langsung menghubungi Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, pada Selasa pagi, 24 Juni 2025. Panggilan ini jadi langkah penting di balik layar untuk meredakan ketegangan yang hampir bikin Timur Tengah makin panas.
Baca Juga: Geger! Penemuan Jasad Wanita di Sawah Tuban, Polisi Bantah Isu Kepala Putus
Seorang sumber terpercaya yang dikutip Reuters bilang, dalam obrolan singkat via telepon, Trump minta bantuan Al Thani buat membujuk Iran agar mau terima usulan gencatan senjata. Qatar, yang dikenal sering jadi penutup di konflik-konflik kawasan, tampaknya berhasil menjalankan peran diplomatiknya.
“Iran setuju dengan usulan damai yang disampaikan AS melalui kami,” kata sumber dari pemerintah Qatar, meski enggan membeberkan detail lebih lanjut soal proses negosiasi.
Baca Juga: Ibu Muda di Bekasi Lapor Pelecehan oleh Dokter RSUD, Keluarga Kejar Keadilan dan Tuntut Sanksi Etik
Panggilan Trump ke Al Thani ini datang setelah situasi memanas akibat serangan Iran ke pangkalan udara AS di Qatar. Serangan itu disebut sebagai balasan atas aksi militer AS yang menargetkan fasilitas nuklir Iran akhir pekan sebelumnya.
Konflik ini sendiri dipicu oleh serangan Israel ke wilayah Iran pada 13 Juni, yang diklaim sebagai respons atas dugaan program senjata nuklir Teheran. Iran nggak tinggal diam, melancarkan Operasi “True Promise III” yang menyasar wilayah strategis di Israel, bikin dunia khawatir konflik bakal melebar.
Baca Juga: BSU Cair Hari Ini, Cek Link Ini untuk Tahu Dapat Rp600 Ribu atau Tidak
Trump, dengan gaya khasnya, langsung memuji keberhasilan diplomasi ini lewat Truth Social.
“Keren banget! Iran dan Israel sepakat damai, dan ini semua berkat kerja keras AS dan mitra kami!” tulisnya, sambil menekankan bahwa gencatan senjata bakal mulai berlaku dalam hitungan jam.
Menurutnya, Iran akan lebih dulu menghentikan serangan, diikuti Israel dalam 12 jam, dengan harapan konflik benar-benar reda dalam 24 jam. Dia juga optimis perang yang bisa berlarut-larut ini akhirnya ketemu titik terang.
Meski begitu, baik pemerintah Israel maupun Iran belum kasih pernyataan resmi soal kesepakatan ini. Beberapa analis bilang, keterlibatan Qatar sebagai mediator nggak terlalu mengejutkan, mengingat negara ini punya rekam jejak sukses di diplomasi, termasuk saat mediasi konflik Gaza di masa lalu.
“Qatar punya saluran komunikasi yang kuat dengan Iran, dan ini jadi kunci buat bikin negosiasi berjalan,” ujar Dr. Hani Mustafa, pakar Timur Tengah dari Universitas Doha, kepada Al Jazeera.
Dia juga bilang peran AS di bawah Trump, yang dikenal suka main kartu tak terduga, mungkin membantu mempercepat proses.
Tapi, nggak semua orang yakin damai ini bakal langgeng. Sejarah panjang permusuhan Iran-Israel, ditambah ketegangan AS-Iran, bikin banyak pihak skeptis.
“Gencatan senjata ini langkah bagus, tapi tanpa komitmen jangka panjang, konflik bisa muncul lagi,” kata Sarah Linton, analis keamanan dari think tank Global Peace, kepada BBC.
Baca Juga: Iran Kembali Luncurkan Rudal ke Israel, Ketegangan Timur Tengah Memuncak
Sementara itu, Trump tetap pede, menutup pesannya dengan seruan penuh semangat: “Tuhan berkati semua pihak, dan semoga dunia lebih damai!” Waktu bakal menjawab, apakah ini awal perdamaian atau cuma jeda sementara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







