Langkah Disdukcapil Kota Tangerang Cegah Penipuan Aktivasi IKD, Sosialisasikan HIngga Tingkat RT

AKURAT BANTEN - Masyarakat Kota Tangerang diimbau waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sejumlah warga pun merasa ketika dirinya menerima informasi mencurigakan terkait IKD, di berbgai sosial media.
Atas fenomena tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang, Rizal Ridolloh mengakui pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipasi juga sosialisasi.
"Kami sudah memberikan beberapa informasi terkait hal tersebut kepada masyarakat melalui media sosial resmi kami," ujar Rizal dikonfirmasi Akurat Banten, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur di Pesawat Ternyata Lulusan Kedokteran
Untuk informasi, pihaknya juga telah menyampaikannya secara berjenjang mulai ke jajaran kecamatan dan kelurahan.
"Kami sudah info ke para camat dan lurah untuk diteruskan ke warga masing-masing, agar mereka lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya," katanya.
Dengan begitu, Rizal menegaskan, proses aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara langsung di tempat-tempat resmi pelayanan Dukcapil.
Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 60 Tahun Di Bantul Ditangkap Polisi
"Untuk aktivasi IKD, masyarakat harus datang langsung ke kantor Dukcapil, gerai layanan di Tangcity Mall, Mal Pelayanan Publik (MPP), atau ke seluruh kantor kecamatan yang ada di Kota Tangerang," jelasnya.
Rizal juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari warga yang menjadi korban penipuan. Hanya beberapa ketua RW yang mengenal dirinya telah menanyakan kebenaran informasi-informasi yang beredar.
"Alhamdulillah, sampai saat ini kami belum menerima laporan masyarakat yang menjadi korban. Tapi kami tetap minta warga waspada," katanya.
Jika ada masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan terkait IKD, Rizal mengimbau agar segera melaporkannya ke pihak kepolisian. "Kalau ada warga yang merasa dirugikan atau menjadi korban penipuan, kami sarankan untuk segera membuat laporan ke polisi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






