Jatuh di Gunung Rinjani, Pendaki Asal Belanda Berhasil di Evakuasi Menggunakan Helikopter

AKURAT BANTEN - Usai kejadian jatuhnya pendaki asal Swiss, peristiwa baru menimpa seorang pendaki wanita berkewarganegaraan Belanda, Sarah Tamar van Hulten yang dilaporkan jatuh di Jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, NTT.
Berdasarkan keterangan SAR Mataram Muhamad Hariyadi bahwa pendaki asal Belanda tersebut sudah berhasil di evakuasi menggunakan helikopter yang didatangkan dari Bali.
Saat tiba di lokasi, kondisi korban dalam keadaan sehat dan selamat, namun terdapat luka-luka di bagian kepala.
Baca Juga: Viral Polisi Cek SIM di Tol, Pengemudi Heran Ditanya 'SIM Jakarta': Polda Metro Turun Tangan
"Helikopter milik SGI Air Bali lepas landas dari Bali pada pukul 15.45 WITA. Tak berselang lama, pada pukul 16.41 WITA helikopter berhasil mendarat di lokasi kejadian dan melakukan proses evakuasi korban," ujarnya melalui keterangan tertulis di Mataram, Kamis (17/07/2025).
Korban berhasil di evakuasi sekitar pukul 16.52 WITA dan langsung di bawa ke rumah Sakit BIMC Kuta untuk mendapatkan perawatan medis.
"Pada pukul 16.52 WITA, helikopter kembali lepas landas dari gunung Rinjani yang dan membawa korban beserta pendamping menuju ke rumah sakit BIMC Kuta, Denpasar-Bali", imbuhnya.
Baca Juga: Warga AS Keluhkan Kesepakatan Tarif Perdagangan dengan Indonesia, Sebut Merugikan Konsumen Amerika!
Ia juga menjelaskan bahwa Kantor SAR Mataram menerima laporan jatuhnya pendaki Belanda ini dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani pada pukul 14.00 WITA.
"Tanda menunda, kami langsung memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Kayangan berjumlah lima orang menggunakan truk personel lengkap dengan peralatan pendakian, komunikasi medis serta pendukung lainnya," terang Hariyadi.
Menyadari situasi yang sangat genting, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak SGI Air Bali dan kepala kantor SAR Denpasar untuk pengarahan Helikopter.
Baca Juga: MK Tegaskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan Komisaris dan Direksi di BUMN-Swasta
Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya turut memberikan keterangan bahwa helikopter yang membawa korban mendarat pada pukul 17.29.
"Korban berhasil di evakuasi dengan selamat, kemudian langsung dibawa menuju ke Rumah Sakit BIMC menggunakan ambulans milik Klinik Husada Medica untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dari dokter", pungkasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









