Banten

Skandal Video Syur: Isabella Ladera Seret Beéle ke Meja Hijau, Ini Kronologinya!

Saeful Anwar | 19 September 2025, 21:24 WIB
Skandal Video Syur: Isabella Ladera Seret Beéle ke Meja Hijau, Ini Kronologinya!

AKURAT BANTEN — Dunia hiburan dan media sosial kembali diguncang oleh kasus hukum yang melibatkan selebriti ternama. Influencer kenamaan asal Miami, Isabella Ladera, secara resmi mengajukan gugatan terhadap mantan kekasihnya, penyanyi asal Kolombia, Beéle. Gugatan ini terkait dugaan penyebaran video intim yang menyebabkan kerugian besar bagi Ladera.

Melansir wolipop.detik.com Jum'at 19/9/2025, gugatan ini diajukan pada Senin, 15 September 2025, di Pengadilan Miami-Dade County. Dalam dokumen gugatan tersebut, Ladera mengklaim bahwa video eksplisit yang melibatkan dirinya dan Beéle bocor ke publik dan menyebar viral di internet pada 7 September 2025.

"Video itu menjadi viral, dan bagi Ladera bumi berhenti," tulis gugatan tersebut, menggambarkan betapa hancurnya Ladera saat mengetahui rekaman pribadinya tersebar.

Isabella Ladera, yang memiliki jutaan pengikut di Instagram dan TikTok, menegaskan bahwa hanya dirinya dan Beéle yang memiliki rekaman tersebut. Ia sudah menghapus videonya sejak lama, sehingga kecurigaan mengarah kuat kepada sang mantan.

Baca Juga: Tak Hanya Pameran Edukasi Militer di Monas, TNI AD Buka Layanan Kesehatan Gratis dan Makan Gratis di 'Dapur Umum' untuk Rakyat, Yuk, Catat Tanggalnya!

"Saya sangat hancur. Momen intim dan pribadi bocor tanpa persetujuan saya, dalam sebuah tindakan yang mewakili salah satu pengkhianatan paling kejam yang pernah saya alami," ungkap Ladera dalam unggahan emosional di akun Instagram pribadinya. "Video itu hanya ada di dua orang: orang tersebut dan saya."

Ladera menyebut insiden ini sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan yang tidak hanya melanggar privasinya, tetapi juga menyerang harga dirinya dan menyebabkan rasa sakit mendalam, tidak hanya baginya, tetapi juga bagi keluarganya.

Menanggapi tuduhan ini, pihak Beéle melalui kuasa hukumnya membantah keras. Dalam pernyataan resmi yang diunggah di Instagram, Beéle menyebut tidak memiliki kepentingan untuk menyebarkan video tersebut.

"Karier dan harga diri di mata internasional perlu dijaga sehingga tidak memiliki ketertarikan dengan hal semacam ini," tulisnya.

Baca Juga: Tragis! Pemuda 19 Tahun Tewas di Kosan Kalibaru, Rekan Sendiri Diduga Jadi Pelaku

Terlepas dari bantahan tersebut, Ladera menunjukkan sikap tegar. "Aku tidak malu dengan cerita ini. Rasa malu itu adalah milik orang yang mengkhianatiku. Aku masih di sini, berdiri, dengan kepala terangkat tinggi," katanya.

Menurut gugatan, hubungan Ladera dan Beéle dimulai pada tahun 2023. Selama berpacaran, mereka kerap merekam momen intim atas permintaan Beéle untuk konsumsi pribadi.

Pada Mei 2024, Ladera mengaku sudah meminta Beéle untuk menghapus rekaman tersebut setelah ia sendiri menghapus miliknya, namun permintaan itu ditolak. Hubungan mereka memburuk dan akhirnya berakhir pada Maret 2025.

Dua bulan kemudian, Ladera mulai mendapatkan peringatan dari orang-orang tentang tangkapan layar video tersebut, sebelum akhirnya rekaman lengkap beredar luas.

Kasus ini menjadi sorotan penting mengenai isu privasi digital dan etika dalam hubungan pribadi, terutama di era di mana konten dapat dengan mudah menyebar dan merusak reputasi seseorang. Kita nantikan kelanjutan kasus ini di pengadilan Miami-Dade (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman