Banten

Monyet Liar Ngamuk Acak-acak Warung Sembako, Warga Cibodas Tangerang Panik dan Nyaris Jadi Korban!

Saeful Anwar | 24 September 2025, 09:41 WIB
Monyet Liar Ngamuk Acak-acak Warung Sembako, Warga Cibodas Tangerang Panik dan Nyaris Jadi Korban!

 

AKURAT BANTEN– Warga Kelurahan Panunggangan Barat, Cibodas, dibuat resah oleh ulah seekor monyet ekor panjang yang mengamuk dan mengacak-acak warung sembako.

Tak hanya itu, hewan liar ini juga dilaporkan sempat menyerang beberapa warga yang melintas, memicu ketakutan di lingkungan tersebut.

Puncak keresahan warga terjadi pada Selasa (23/09/25), saat monyet itu berhasil kabur dari ikatannya.

Menurut Ketua RW 01, Endang Badarudin, insiden ini bermula ketika hujan deras disertai petir semalam membuat monyet tersebut panik dan memberontak hingga rantainya putus.

Baca Juga: Hati-Hati, 3 Minuman Enak Ini Bisa Jadi Pemicu Gagal Ginjal!

Kronologi Monyet Liar Meresahkan Warga

Keberadaan monyet ini memang sudah mencurigakan sejak awal. Endang menjelaskan, hewan itu tiba-tiba muncul di lingkungan yang masih dikelilingi kebun dan pepohonan lebat.

Salah satu warga kemudian menangkap dan mengikatnya di pohon. Namun, saat kejadian, sang pemilik sedang tidak di tempat karena pulang ke kampung halaman.

"Hewan itu datang tiba-tiba ke rumah warga. Mungkin karena kelaparan, jadi sama warga ditangkap dan diikat pakai rantai," ujar Endang. "Nah, karena semalam ada hujan angin, dia kaget dan lepas lagi. Langsung acak-acak dagangan!"

Setelah berhasil lolos, monyet itu melompat dari pohon ke pohon, hingga akhirnya mendatangi sebuah warung sembako. Diduga kuat, monyet itu kelaparan dan mencari makan.

Akibatnya, barang-barang dagangan berhamburan. Aksi monyet ini tidak berhenti di situ; beberapa warga yang mencoba mendekat atau hanya melintas justru diserang.

Baca Juga: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Demo Petani dan Aliansi Masyarakat di Jakarta

Operasi Penyelamatan Penuh Ketegangan

Melihat situasi yang tidak terkendali, warga segera menghubungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Cibodas. Tiga personel Damkar diterjunkan untuk mengevakuasi monyet tersebut.

Proses penangkapan berjalan sangat sulit. Monyet itu terbukti lincah dan agresif. Setiap kali petugas mendekat, ia langsung menghindar dan mencoba menyerang. Aksi kejar-kejaran dan negosiasi yang menegangkan berlangsung selama hampir 30 menit.

Tim Damkar akhirnya berhasil menangkap monyet itu dengan strategi cerdik: memancingnya menggunakan makanan. Setelah pendekatan persuasif dilakukan, monyet itu akhirnya menyerah dan berhasil dimasukkan ke dalam kandang.

"Kami berjuang keras, monyetnya sangat agresif. Alhamdulillah, akhirnya bisa kami tangkap," kata Kepala UPT Damkar Cibodas, Syahri. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah membantu mengamankan situasi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Guncang Panggung PBB dengan Pidato Berani: Indonesia Siap Akui Israel, Disambut Apresiasi Kepal Tangan Keudara Presiden Perancis

Lalu, Bagaimana Nasib Monyet Itu?

Saat ini, monyet tersebut sudah dievakuasi ke kantor UPT Damkar Cibodas. Syahri menyatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada pemilik monyet untuk mengambil kembali hewan peliharaannya setelah pulang dari kampung halaman.

Jika pemiliknya tidak mengambil, kami akan serahkan monyet ini kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," pungkas Syahri (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman