Heboh! Kasus Dugaan Pelecehan Mohan Hazian Ramai Dibahas, Nama Gofar Hilman Ikut Terseret

AKURAT BANTEN - Isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret pemilik brand pakaian lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian, turut menyeret nama penyiar dan figur publik Gofar Hilman. Perbincangan ini mencuat luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Kasus tersebut bermula dari pengakuan seorang pengguna platform X (sebelumnya Twitter) dengan akun @aarummanis.
Ia mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang diduga dialaminya saat bekerja sebagai model untuk sebuah brand lokal milik pria berinisial M.
Baca Juga: Tragis! Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Lompat dari Flyover Pasupati Bandung Setinggi 40 Meter
Dalam unggahannya, korban menyebut awalnya sesi pemotretan berjalan normal tanpa kejanggalan. Situasi berubah ketika pemilik brand mengajaknya makan usai kegiatan photoshoot selesai.
Korban sempat mengira ajakan tersebut dilakukan bersama tim. Namun, ia mengaku justru dibawa kembali ke lokasi pemotretan dengan alasan tertentu. Di tempat itulah, menurut pengakuannya, tindakan yang diduga sebagai pelecehan terjadi.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memancing respons publik. Nama Mohan Hazian kemudian dikaitkan sebagai sosok berinisial M yang dimaksud, hingga akhirnya ia memberikan klarifikasi secara terbuka.
Baca Juga: GEGER! Pria Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bandar Lampung, Kepala Terlilit Lakban
Melalui akun Instagram pribadinya, Mohan membantah seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan tuduhan tersebut tidak benar dan berdampak langsung pada dirinya serta keluarganya.
“Karena narasinya sudah beredar dan berefek ke saya, ke brand saya, dan terutama ke keluarga saya, padahal tuduhan itu tidak pernah saya lakukan,” ujar Mohan dalam unggahan klarifikasinya, Senin, 9 Februari.
Meski klarifikasi telah disampaikan, sebagian warganet mengaku masih meragukan pernyataan tersebut. Diskusi di media sosial pun melebar, termasuk dengan menyeret nama Gofar Hilman yang sebelumnya pernah tersandung isu serupa di masa lalu.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan hukum dalam kasus ini. Publik pun diimbau untuk menyikapi informasi yang beredar dengan bijak dan menunggu kejelasan fakta dari pihak berwenang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










