Banten

Mimpi Haji Murah Bukan Lagi Halu: Presiden Bongkar Rencana Besar Kampung Indonesia di Makkah!

Abdurahman | 9 Februari 2026, 09:03 WIB
Mimpi Haji Murah Bukan Lagi Halu: Presiden Bongkar Rencana Besar Kampung Indonesia di Makkah!

AKURAT BANTEN– Selama bertahun-tahun, kenaikan biaya haji selalu menjadi momok yang mencemaskan bagi calon jemaah di tanah air.

Banyak yang khawatir tabungan belasan tahun mereka tak lagi cukup karena harga hotel di Arab Saudi yang terus meroket.

Namun, kabar terbaru dari Istana menjadi angin segar yang mengubah segalanya: Haji murah bukan lagi sekadar mimpi.

Presiden RI baru saja membongkar rencana besar yang akan mengubah peta perjalanan ibadah haji selamanya.

Bukan sekadar diplomasi biasa, pemerintah sedang bersiap membangun "Kampung Indonesia" permanen tepat di jantung Kota Suci Makkah.

 Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun ‘Kampung Haji’ di Makkah, Presiden Janjikan Biaya Haji Turun Drastis!

Gebrakan Berani: Memutus Rantai Sewa Hotel Mahal

Salah satu penyebab utama bengkaknya biaya haji adalah biaya akomodasi.

Setiap tahun, pemerintah harus berebut menyewa hotel dengan negara lain dengan harga yang fluktuatif.

 Baca Juga: Partai Gerindra, Membaca Akar Perjuangan di Daerah

Dengan adanya Kampung Indonesia, skema ini akan berubah total:

  • Kepemilikan Permanen: Indonesia menjadi negara pertama yang diberi "karpet merah" oleh Kerajaan Arab Saudi untuk memiliki lahan dan membangun kompleks hunian sendiri.
  • Kapasitas Raksasa: Proyek ini diproyeksikan mampu menampung hingga ratusan ribu jemaah dalam satu kawasan terpadu.
  • Efisiensi Anggaran: Tanpa biaya sewa hotel tahunan yang membumbung, pemerintah memiliki kontrol penuh untuk memangkas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

 Baca Juga: Menanti Kepastian Gaji ke-13 PNS 2026, Ini Prediksi Jadwal hingga Rincian Nominalnya

Diplomasi "Level Tinggi" yang Menembus Aturan

Menariknya, rencana ini bukan sekadar wacana di atas kertas.

Presiden mengungkapkan bahwa Kerajaan Arabzc Saudi bahkan sampai menyesuaikan undang-undang internal mereka demi mengizinkan Indonesia membangun kawasan ini.

"Ini adalah penghormatan luar biasa. Kita tidak lagi hanya menjadi tamu yang menyewa, tapi kita punya 'rumah' sendiri untuk rakyat kita di sana," ujar Presiden dalam keterangan resminya.

 Baca Juga: Gaji ASN dan Pensiunan Resmi Naik, Pemerintah Terbitkan PP 11 Tahun 2025 dengan Skema Lebih Berani

Fasilitas Bintang Lima, Harga Kaki Lima?

Meski target utamanya adalah menekan biaya agar lebih terjangkau bagi rakyat kecil, fasilitas yang direncanakan tidak main-main.

Kampung Indonesia ini nantinya akan dilengkapi dengan:

  • Tower Apartemen Modern: Hunian layak dengan standar kenyamanan tinggi.
  • Dapur & Kuliner Nusantara: Jemaah tak perlu lagi beradaptasi dengan lidah lokal; makanan khas Indonesia akan tersedia setiap hari.
  • Layanan Kesehatan Terpadu: Rumah sakit khusus jemaah Indonesia yang siaga 24 jam di dalam kawasan.

 Baca Juga: Inspirasi Menu Takjil yang Bikin Berbuka Jadi Momen Paling Ditunggu

Kapan Mulai Bisa Dirasakan?

Proyek ambisius ini akan dikelola secara profesional melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Pembangunan ditargetkan berjalan cepat sehingga dalam beberapa tahun ke depan, kloter pertama sudah bisa menempati "rumah sendiri" di Makkah.

Bagi jutaan calon jemaah yang sedang menunggu antrean, ini adalah sinyal kuat bahwa negara hadir untuk memastikan ibadah ke Tanah Suci tidak lagi menjadi beban finansial yang memberatkan (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman