TRAGIS! Diduga Jatuh Dari Lantai 6, Karyawan Universitas Widyatama Bandung Ditemukan Tewas

AKURAT BANTEN – Suasana duka mendalam menyelimuti Universitas Widyatama, Kota Bandung, pada Selasa malam, 28 Oktober 2025. Seorang pria bernama Rahmat Permana, yang merupakan salah satu karyawan di universitas tersebut, ditemukan tak bernyawa di area kampus, tepatnya di halaman Gedung B yang berdekatan dengan area food court. Penemuan ini sontak membuat gempar seluruh civitas akademika Universitas Widyatama.
Jasad Rahmat ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Beberapa saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak keamanan kampus, yang kemudian diteruskan kepada kepolisian setempat.
Tak berselang lama, petugas dari Polsek Cibeunying Kidul tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai bukti yang dapat membantu mengungkap penyebab kematian Rahmat.
Baca Juga: Trump dan Xi Bertemu di Korsel, Awal dari Babak Baru Hubungan Dagang AS–China?
Kapolsek Cibeunying Kidul, AKP Yadi Supiadi Syafari, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai enam Gedung B Universitas Widyatama.
"Benar, telah ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia di area kampus Universitas Widyatama. Berdasarkan keterangan awal yang kami peroleh, korban diduga jatuh dari lantai enam Gedung B. Dugaan sementara, ini adalah kasus bunuh diri," ujar AKP Yadi saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis, 30 Oktober 2025.
AKP Yadi menambahkan bahwa pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian nahas tersebut.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, serta mengamankan rekaman CCTV yang terpasang di sekitar area kampus untuk membantu proses penyelidikan.
"Untuk penyebab pastinya, saat ini masih kami dalami secara intensif. Kami sedang berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut dari pihak kampus, rekan-rekan korban, serta pihak-pihak lain yang mungkin mengetahui sesuatu tentang kejadian ini," imbuhnya.
Baca Juga: Dugaan Suap Rp20 Juta per Kontainer Bikin Geger, Pengawasan Bea Cukai di Impor Pakaian Bekas Disorot
Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, jasad Rahmat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak kepolisian dalam menentukan apakah benar korban melakukan aksi bunuh diri, ataukah ada faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
Baca Juga: Warga Resah, Gunungan Sampah di TPA Cipecang Makan Lahan dan Bikin Air Tercemar
Sementara itu, hingga saat ini pihak kampus Universitas Widyatama belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tragis yang menimpa salah satu karyawannya tersebut.
Namun, sejumlah mahasiswa dan staf kampus yang mengetahui kabar tersebut mengaku sangat terkejut dan berduka atas peristiwa yang menimpa rekan mereka.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan kerja maupun di lingkungan pendidikan.
Pihak kepolisian kini masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap secara pasti apa yang sebenarnya terjadi di malam nahas tersebut, dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










