Kepergok Mencuri di Minimarket Pria Bawa Golok Diamuk Warga di Tanjung Priok

Akurat Banten - Aparat Kepolisian Sektor Tanjung Priok berhasil mengamankan seorang pria berinisial DI (34) yang diduga melakukan pencurian di sebuah gerai minimarket di kawasan Jalan Tongkol, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aksi pencurian di dalam minimarket hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengungkapkan bahwa pelaku kini telah berada di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku berinisial DI (34) sudah kita amankan di Polsek, tadi kami bawa berobat karena sempat diamuk warga," ujar Handam.
Baca Juga: Didominasi Pelat B Arus Mudik 2026 di Tol Cikampek Utama Mulai Terpantau Padat
Peristiwa ini terungkap setelah karyawan minimarket memergoki aksi pelaku yang tengah mengambil barang tanpa membayar.
Aksi tersebut kemudian terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di dalam toko, sehingga karyawan dapat memastikan adanya tindak pencurian.
Saat hendak diamankan, pelaku sempat menunjukkan perlawanan dengan membawa senjata tajam jenis golok yang berada di tangannya.
Kondisi tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi karena warga sekitar turut membantu mengamankan pelaku yang dianggap berbahaya.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas piket Reskrim bersama personel SPKT Polsek Tanjung Priok segera bergerak menuju tempat kejadian perkara.
Tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim kemudian melakukan pengecekan sekaligus mengevakuasi pelaku dari dalam minimarket untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui mengambil dua bungkus kopi dari rak minimarket sebelum akhirnya ketahuan oleh karyawan.
Setelah aksinya terungkap, pelaku langsung diamankan oleh pegawai toko dengan bantuan warga yang berada di sekitar lokasi.
Situasi sempat memanas karena massa yang geram nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku.
Beruntung, petugas kepolisian segera tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan keadaan sehingga pelaku dapat diamankan dengan selamat.
Handam menjelaskan bahwa pelaku tidak memiliki tempat tinggal tetap dan diduga merupakan seorang tunawisma yang hidup berpindah-pindah.
Selama ini, pelaku diketahui kerap bermalam di berbagai tempat seperti masjid maupun mushola di wilayah Jakarta.
"Kalau barang yang dicurinya rencana untuk dipakai sendiri. Dan untuk golok yang dibawa, ia menemukan itu di terminal," kata Handam.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menyebut tidak ada warga sekitar yang mengenal pelaku karena statusnya yang tidak memiliki domisili tetap.
Hal ini membuat identitas sosial pelaku di lingkungan sekitar sulit dilacak karena ia tidak menetap di satu lokasi tertentu.
Baca Juga: Bikin Kaget! Temuan 30.000 Ton Emas Banten, Nilainya Triliunan Mengapa Baru Sekarang Terungkap?
Polisi saat ini masih melakukan pendalaman terkait motif serta kemungkinan adanya tindakan lain yang pernah dilakukan pelaku sebelumnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kriminalitas, terutama di ruang publik seperti minimarket.
Selain itu, aparat juga mengimbau agar warga tidak bertindak sendiri saat menghadapi pelaku kejahatan dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Langkah cepat yang dilakukan warga dalam melaporkan kejadian ini dinilai membantu polisi dalam menangani situasi dengan lebih efektif.
Sementara itu, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










