Waduh! Trump Ancam Iran Serangan Lanjutan Pulau Kharg Jika Tak Segera Buka Selat Hormuz
AKURAT BANTEN - Nampaknya ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum juga reda setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pernyataan tegas terkait situasi di Selat Hormuz.
Pemerintah AS disebut tengah mempertimbangkan langkah strategis, termasuk kemungkinan operasi militer untuk menguasai Pulau Kharg di Iran.
Pulau Kharg sendiri dikenal sebagai salah satu pusat ekspor minyak paling vital bagi Iran. Lokasinya yang strategis menjadikan pulau ini titik kunci dalam jalur distribusi energi global.
Pernyataan resmi dari Gedung Putih pada Jumat (20/3/2026) muncul setelah laporan dari Axios mengungkap adanya skenario potensial berupa pendudukan atau blokade Pulau Kharg.
Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran internasional yang sangat penting bagi perdagangan minyak dunia.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Penutupan sebagian akses oleh Iran berdampak langsung terhadap distribusi energi global, memicu kekhawatiran pasar dan lonjakan harga minyak.
Baca Juga: Siapa Yariv Levin? Sosok di Balik Rumor Pengganti Benjamin Netanyahu yang Mengguncang Publik
Situasi ini semakin diperparah oleh konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026. Ketegangan tersebut meningkatkan risiko gangguan lebih luas terhadap stabilitas kawasan.
AS Siapkan Opsi Militer
Pemerintah AS dilaporkan telah meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah, termasuk pengerahan tambahan pasukan Marinir. Langkah ini memicu spekulasi bahwa operasi darat bisa saja dilakukan dalam waktu dekat.
Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih, Anna Kelly, menegaskan kesiapan militer negaranya untuk bertindak kapan saja jika mendapat instruksi langsung dari presiden.
Ia juga menyebut bahwa berbagai skenario telah disiapkan guna mengantisipasi kemungkinan respons dari Iran, terutama terkait ancaman terhadap kebebasan navigasi dan distribusi energi global.
Klaim Serangan dan Ancaman Lanjutan
Sebelumnya, Donald Trump mengklaim bahwa militer AS telah melancarkan serangan ke Pulau Kharg dan menghancurkan sejumlah target strategis di wilayah tersebut.
Ia juga memperingatkan bahwa serangan lanjutan dapat dilakukan apabila Iran tetap mempertahankan blokade di Selat Hormuz.
Langkah-langkah ini menandai eskalasi serius dalam konflik yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, khususnya sektor energi.
Baca Juga: Donald Trump Nyerah? AS Pertimbangkan Akhiri Perang Iran, Berikut Alasan Penghentian Operasi Militer
Blokade di Selat Hormuz tidak hanya berdampak regional, tetapi juga global. Gangguan terhadap jalur distribusi minyak menyebabkan kenaikan harga energi dan meningkatkan ketidakpastian pasar internasional.
Pengamat menilai, jika konflik terus berlanjut, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor ekonomi dunia. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










