Banten

Negosiasi 21 Jam Iran dan AS di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan

Riski Endah Setyawati | 12 April 2026, 17:12 WIB
Negosiasi 21 Jam Iran dan AS di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan
Ilustrasi Bendera Iran dan AS (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Usai perundingan intensif selama 21 jam di Islamabad, delegasi Iran dan Amerika Serikat meninggalkan meja negosiasi tanpa menghasilkan kesepakatan.

Pertemuan yang difasilitasi di Pakistan itu membahas upaya mengakhiri ketegangan berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Kedua pihak akhirnya pulang pada Minggu tanpa titik temu atas sejumlah isu krusial yang diperdebatkan.

Baca Juga: Terkuak! Jejak Kelam Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus di Jakarta dalam Napak Tilas 53

Meski demikian, Iran menegaskan bahwa proses diplomasi belum sepenuhnya berakhir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan bahwa ekspektasi kesepakatan dalam satu pertemuan memang tidak realistis.

Ia mengatakan bahwa sejak awal tidak ada pihak yang mengharapkan hasil instan dari dialog tersebut.

Baca Juga: Dua Perempuan Jadi Tersangka Penistaan Agama, Usai Video Injak Al-Quran Viral

“Secara alami, sejak awal kita tidak seharusnya berharap mencapai kesepakatan dalam satu sesi,” ujarnya.

Baghaei menambahkan bahwa kegagalan mencapai kesepakatan tidak berarti jalur diplomasi tertutup.

Menurutnya, diplomasi tetap menjadi instrumen utama dalam menjaga kepentingan nasional Iran.

Baca Juga: Jokowi Desak Kasus Ijazah Segera Disidangkan, Siap Bongkar Bukti Asli di Pengadilan

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat diplomatik akan terus digunakan secara aktif.

Delegasi Iran yang dipimpin Mohammad Bagher Ghalibaf dan Abbas Araghchi dilaporkan telah meninggalkan Pakistan.

Informasi tersebut disampaikan oleh kantor berita Mehr setelah rangkaian pembicaraan selesai.

Baca Juga: Terkuak! Jejak Kelam Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus di Jakarta dalam Napak Tilas 53

Sementara itu, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance juga lebih dulu meninggalkan lokasi perundingan.

Vance menyatakan bahwa tidak ada kesepakatan yang berhasil dicapai dalam diskusi tersebut.

Ia juga menuturkan bahwa Iran menolak sejumlah tawaran yang diajukan oleh pihak Washington.

Baca Juga: Puluhan Siswa Keracunan di Kecamatan Pinang Kota Tangerang, Wahidin Halim Semprot Yayasan Banten Hebat

Foto kepergian Vance dari Islamabad menjadi perhatian media internasional.

Meski gagal, Iran menegaskan komunikasi dengan Pakistan sebagai mediator tetap akan dilanjutkan.

Selain Pakistan, Iran juga akan menjaga komunikasi dengan negara-negara sahabat di kawasan.

Baca Juga: Ramai Tuduhan Pungli Jembatan Cirahong Kades Margaluyu Tegas Bantah, Ini Fakta Sebenarnya

Jalur komunikasi ini dinilai penting untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Baghaei menekankan bahwa kontak diplomatik tidak akan dihentikan meski negosiasi utama gagal.

“Kontak antara kami dengan Pakistan, serta mitra lain di kawasan, akan terus berlanjut,” ujarnya.

Baca Juga: BGN Tegaskan Penggunaan EO Rp113 Miliar adalah Strategi Awal Bangun Sistem Program Gizi Nasional

Perundingan ini disebut sebagai salah satu pertemuan langsung tingkat tinggi pertama dalam beberapa dekade terakhir.

Namun, hasilnya belum mampu menjembatani perbedaan mendasar kedua negara.

Isu nuklir dan perbedaan kepentingan strategis menjadi hambatan utama dalam pembicaraan.

Baca Juga: Ramai Tuduhan Pungli Jembatan Cirahong Kades Margaluyu Tegas Bantah, Ini Fakta Sebenarnya

Para pengamat menilai pertemuan ini tetap penting sebagai pembuka jalur dialog baru.

Meski belum berhasil, kedua pihak masih membuka peluang komunikasi lanjutan di masa depan.

Pemerintah Pakistan disebut tetap berperan sebagai jembatan komunikasi antara kedua negara untuk menjaga stabilitas regional.

Baca Juga: Terkuak! Jejak Kelam Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus di Jakarta dalam Napak Tilas 53

Situasi ini menunjukkan bahwa meski belum ada kesepakatan, ruang dialog diplomatik masih terbuka bagi penyelesaian konflik di masa mendatang.

Pengamat berharap proses damai terus berlanjut secara konstruktif di kawasan tersebut.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.