Banten

Malam Chaos di Kalibata! Polisi Beberkan Kronologi Awal Mula Pengeroyokan Dua Matel yang Berujung Pembakaran Warung

Andi Syafrani | 12 Desember 2025, 10:59 WIB
Malam Chaos di Kalibata! Polisi Beberkan Kronologi Awal Mula Pengeroyokan Dua Matel yang Berujung Pembakaran Warung

AKURAT BANTEN - Dua orang penagih kredit macet atau yang biasa dikenal sebagai mata elang (matel) menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis sore, 11 Desember 2025. Insiden yang terjadi tak jauh dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata itu membuat satu orang tewas di lokasi, sementara satu lainnya mengalami luka serius.

Peristiwa bermula ketika dua matel tersebut menghentikan seorang pengendara motor yang sedang melintas. Situasi yang awalnya terlihat seperti penarikan kendaraan biasa tiba-tiba berubah kacau saat sebuah mobil berhenti dan beberapa orang turun dari dalamnya. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang kedua matel itu.

Baca Juga: Skandal Atap Ambruk RSUD Cilegon: Ketua DPRD Gercep Audit Bangunan, Aroma Korupsi Proyek Medical Center Mencuat

“Mereka langsung ngeroyok dengan begitu sporadis,” ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, saat dikonfirmasi pada Kamis malam.

Ia menambahkan bahwa motif pengeroyokan masih belum jelas. Namun ada dugaan kuat bahwa orang-orang yang turun dari mobil tersebut hendak membela pengendara motor yang diberhentikan oleh kedua matel itu.

“Sementara satu di antaranya meninggal, yang satu masih hidup,” kata Mansur.

Situasi makin memanas beberapa jam setelah insiden pengeroyokan terjadi. Menjelang malam, kelompok lain yang diduga rekan-rekan matel mendatangi lokasi. Tidak lama berselang, sejumlah warung di sekitar TMP Kalibata dilaporkan dibakar.

Baca Juga: Tragis! Bocah 9 Tahun Hanyut di Sungai Ciujung-Serang, Tim SAR Kerahkan Penyelaman hingga Penyisiran Darat

Warga sekitar mengaku panik karena api muncul hampir bersamaan di beberapa titik. Banyak pedagang yang tak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka karena sebagian warung dalam keadaan tutup ketika kejadian berlangsung.

Polisi mencatat setidaknya ada beberapa titik api yang muncul sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas. Meski begitu, kerugian materi yang ditinggalkan diperkirakan cukup besar, terutama bagi pemilik warung yang kini hanya bisa melihat bangunan mereka tinggal puing.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan maupun pihak yang terlibat dalam aksi pembakaran warung.

Baca Juga: Banjir–Longsor Lumpuhkan Ekonomi Lokal, OJK Turun Tangan Beri Relaksasi Kredit

Kapolsek Pancoran mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas pelaku untuk segera melapor.

“Kalau ada yang lihat atau tahu, segera sampaikan ke kami agar cepat kami tindak lanjuti,” ucap Mansur.

Sementara itu, warga berharap situasi dapat segera kondusif. Mereka meminta aparat keamanan melakukan penjagaan ketat untuk mengantisipasi aksi balasan susulan yang dikhawatirkan kembali terjadi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC