OJK Gaspol 8 Agenda Reformasi Pasar Modal, Analis Soroti Dampak Positif bagi Investor

AKURAT BANTEN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong percepatan reformasi pasar modal nasional melalui delapan agenda strategis yang dinilai penting untuk memperbaiki kualitas serta daya saing Bursa Efek Indonesia (BEI).
Langkah ini dipandang sebagai upaya menyeluruh untuk menjawab berbagai tantangan struktural yang selama ini membayangi pasar modal Tanah Air.
Agenda reformasi tersebut digagas OJK bersama Bursa Efek Indonesia dan Danantara Indonesia. Tujuannya tidak hanya meningkatkan kinerja pasar, tetapi juga memperkuat integritas, transparansi, serta kepercayaan investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI) menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut. Sebagai organisasi profesi analis pasar modal, PAEI menilai delapan rencana aksi itu dirancang untuk memperbaiki fondasi pasar melalui tata kelola yang lebih baik, keterbukaan informasi, serta peningkatan likuiditas perdagangan saham.
Baca Juga: Niat Sambut Ramadan Berakhir Tragis, Ledakan Hebat Gas Elpiji Renggut Tiga Nyawa di Palembang
PAEI menekankan bahwa kualitas informasi merupakan elemen krusial dalam ekosistem pasar modal. Data yang akurat, transparan, dan mudah diakses akan membantu investor membuat keputusan yang rasional sekaligus menciptakan mekanisme pembentukan harga saham yang lebih sehat.
Ketua Umum PAEI, David Sutyanto, menilai reformasi ini menjadi momentum penting bagi pasar modal Indonesia.
“Dengan kebijakan yang tepat sasaran dan dilaksanakan secara kolaboratif, kepercayaan investor domestik dan global dapat semakin kuat,” ujarnya, Senin (2/2).
Baca Juga: Warga Kalideres Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Tersangkut di Kali Mookervart Jakarta Barat
Delapan agenda reformasi yang disiapkan OJK mencakup peningkatan batas minimum saham yang beredar di publik (free float), penguatan keterbukaan Ultimate Beneficial Ownership, serta penyediaan data kepemilikan saham yang lebih rinci dan terintegrasi.
Selain itu, agenda tersebut juga meliputi rencana demutualisasi bursa, penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten, peningkatan standar kompetensi pengurus emiten, pendalaman pasar modal, serta penguatan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga: Guterres Ingatkan Ancaman Krisis Keuangan, Operasional PBB Terancam Bangkrut
PAEI menilai kebijakan ini sejalan dengan praktik terbaik di pasar modal global. Peningkatan free float dan transparansi kepemilikan diyakini dapat memperbesar likuiditas, mengurangi asimetri informasi, serta meningkatkan persepsi investor terhadap kredibilitas pasar modal Indonesia.
Meski mendukung penuh, PAEI mengingatkan agar implementasi kebijakan dilakukan secara bertahap dan proporsional.
Pendekatan yang adaptif dinilai penting agar reformasi tidak menimbulkan gejolak berlebihan, sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan investor dan kelancaran aktivitas perdagangan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Imbau Pasar Tetap Tenang Jelang Pembukaan Bursa
Ke depan, PAEI menyatakan siap berperan aktif sebagai mitra strategis regulator melalui kajian berbasis riset dan data. Organisasi ini berharap delapan agenda reformasi tersebut dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan demi mewujudkan pasar modal Indonesia yang adil, efisien, dan berintegritas.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









