Banten

UNDP Ungkap, Perang dan Pendudukan Israel di Jalur Gaza, Sebabkan 4,1 juta Penduduk Palestina Hidup Dibawah Garis Kemiskinan

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 24 Oktober 2024, 18:35 WIB
UNDP Ungkap, Perang dan Pendudukan Israel di Jalur Gaza, Sebabkan 4,1 juta Penduduk Palestina Hidup Dibawah Garis Kemiskinan

AKURAT BANTEN - Wilayah Palestina yang diduduki Israel, diperkirakan akan mengalami tingkat kemiskinan sekira 75% pada tahun ini, seiring masifnya serangan dan invasi yang dilakukan tentara Israel (IDF) di Jalur Gaza.

Berdasarkan Laporan terbaru dari Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNDP menunjukkan bahwa ekonomi Palestina kini 35% lebih kecil dibandingkan dengan kondisi sebelum invasi Israel yang dimulai setahun lalu, menghancurkan kemajuan yang telah dicapai selama lebih dari tujuh dekade.

Pada akhir tahun 2023, tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Palestina tercatat sebesar 38,8%.

Baca Juga: PTUN Jakarta Tolak Permohonan yang Diajukan PDIP, Perkara Hasil Pemilu 2024

Namun, dengan tambahan 2,61 juta warga Palestina yang jatuh ke dalam kemiskinan tahun ini, total jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan kini mencapai 4,1 juta. Ini berarti proporsi warga miskin hampir dua kali lipat, menjadi 74,3%.

Kepala UNDP, Achim Steiner, menegaskan bahwa dampak perang bukan hanya terlihat dari kerusakan infrastruktur fisik, tetapi juga melalui meningkatnya kemiskinan dan hilangnya mata pencaharian.

Ia mengungkapkan, jika "Tingkat kerusakan telah menghambat kemajuan negara Palestina selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun." ungkap Achim Steiner.

Baca Juga: Polres Serang Amankan 10 Pelaku Curanmor Dalam Waktu 10 Hari, 5 Diantaranya Dilumpuhkan

Statistik yang mengejutkan ini menunjukkan betapa parahnya kondisi sosial dan ekonomi di Palestina, di mana banyak keluarga kini terpaksa berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Dengan krisis ini, masa depan pembangunan Palestina menjadi semakin tidak pasti, menuntut perhatian dan aksi dari komunitas internasional untuk membantu mengatasi situasi yang kian memburuk ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.