Banten

Viral, Ramai-ramai Berburu Koin Jagat, Apa Sih Untungnya? Yuk! Simak Berikut ini

Saeful Anwar | 17 Januari 2025, 09:37 WIB
Viral, Ramai-ramai Berburu Koin Jagat, Apa Sih Untungnya? Yuk! Simak Berikut ini

 

AKURAT BANTEN : Ramai masyarakat dihebohkan dengan permainan baru menurut aplikasi. Permainan yang sedang dihebohkan dengan keramaian warga di berbagai kota di Indonesia dengan aktivitas berburu yang bernama koin Jagat.

Dengan iming-iming uang tunai mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 100 juta, warga pun berbondong-bondong menyerbu berbagai lokasi tempat koin Jagat tersebut disembunyikan.

Aksi berburu koin Jagat tersebut ternyata berimbas dengan rusaknya sejumlah fasilitas umum. Terkait hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia memanggil Co-Founder Jagat, Barry Beagen.

Baca Juga: Hari ke-2 MTQ Tingkat Kabupaten Tangerang, 62 Peserta Antusias ikut Lomba Kaligrafi Kontemporer dan Dekorasi Bernuansa Islami

Wakil Menteri Komdigi, Angga Raka Prabowo, mengungkap pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat dan instansi terkait aktivitas “Berburu Koin” di aplikasi Jagat.

“Oleh karena itu kami berkomunikasi dengan pihak Jagat untuk mendapatkan keterangan dan juga mendorong pengembangan dan penggunaan platform digital berdampak positif ke masyarakat,” kata Angga di Kantor Komdigi, Rabu (15/1/2025).

Menanggapi kehebohan dan panggilan Komdigi, Barry Beagen, Co-founder Jagat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak negatif dari fitur ‘Berburu Koin’.

Baca Juga: Sungguh memalukan! Rencana MBG Gunakan Dana Zakat, Jika dari Infak dan Sedekah Boleh dan Fleksibel

“Berdasarkan diskusi konstruktif dengan Komdigi, kami akan mengubah format ‘Coin Hunt’ menjadi ’Misi Jagat’ untuk mendorong pengguna berkontribusi bagi ruang publik dan fasilitas umum,” ujar Barry.

Dia juga menjelaskan, perubahan fitur baru Jagat akan dilakukan dalam waktu tiga hari mendatang. Selama masa transisi, tidak akan ada koin bisa diburu di aplikasi.

Baca Juga: Haru Biru Warga Palestina, Rayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel

Apa itu Koin Jagat?

Koin Jagat adalah fitur terbaru dalam aplikasi sosial Jagat yang tengah viral di media sosial, terutama TikTok. Aplikasi Jagat sendiri dikenal sebagai platform yang memungkinkan penggunanya tetap terhubung dengan keluarga dan sahabat secara real-time. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna bisa melacak lokasi dan aktivitas orang terdekatnya.

 

Namun, yang membuat aplikasi ini semakin terkenal adalah adanya permainan berburu Koin Jagat. Dalam permainan ini, pengguna dapat mencari dan mengumpulkan koin virtual yang tersebar di berbagai lokasi publik di beberapa kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Setiap koin yang ditemukan bisa ditukarkan dengan hadiah uang tunai. Nilai hadiah koin bervariasi, dengan Koin Perunggu menawarkan hadiah antara Rp300.000 hingga Rp1.000.000, sementara Koin Emas menawarkan hadiah yang lebih besar, menjadikannya incaran utama para pemburu koin.

Permainan ini menawarkan pengalaman seru yang menggabungkan teknologi digital dengan dunia nyata, serta memberikan insentif finansial yang menarik bagi penggunanya.

Baca Juga: Polemik Dana Donasi Rp1,3 Miliar, Agus Salim Tolak Alihkan Dana Donasi Tuntut Haknya secara Hukum

Fitur Aplikasi Jagat

Jagat tidak hanya menawarkan permainan berburu koin, namun juga dilengkapi dengan berbagai fitur sosial lainnya yang mengutamakan konektivitas dan keamanan. Beberapa fitur unggulan aplikasi ini termasuk pelacakan lokasi keluarga dan sahabat, serta berbagai fitur keamanan seperti pengingat lokasi dan notifikasi aktivitas orang terdekat.

Dikutip dari deskripsi aplikasi Jagat pada Google Play, Jagat menyediakan banyak cara untuk berinteraksi, termasuk melalui pesan teks, suara, foto, dan video. Selain itu, Jagat juga menawarkan fitur khusus untuk pasangan, seperti peringatan hari jadi dan fitur notifikasi yang menyimulasikan detak jantung, yang membuat hubungan tetap terasa lebih dekat meskipun terpisah oleh jarak(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman