Banten

Heboh! Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah di Sukabumi, Motifnya Karena Terinspirasi Film

Andi Syafrani | 5 Mei 2025, 12:14 WIB
Heboh! Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah di Sukabumi, Motifnya Karena Terinspirasi Film

AKURAT BANTEN - Warga Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dikejutkan dengan serangkaian kebakaran yang terjadi secara mendadak pada beberapa malam terakhir.

Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial, mengundang kekhawatiran besar di kalangan masyarakat setempat. Meskipun api tidak menghanguskan seluruh rumah, aksi pembakaran yang terjadi di 13 titik berbeda meninggalkan rasa cemas dan kebingungan.

Baca Juga: Gaji Bukan Jaminan, KPK Sentil Pejabat Nakal: Jangan Bangga Pakai Uang Haram!

Video amatir yang tersebar menunjukkan kobaran api yang membakar sampah atau barang-barang mudah terbakar di pekarangan rumah warga. Warga yang terkejut segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Kebakaran ini terjadi pada dini hari, saat sebagian besar penghuni rumah sedang terlelap, sehingga situasi menjadi sangat menegangkan. Menyusul kejadian tersebut, warga bersama petugas kepolisian setempat mengadakan ronda malam untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Baca Juga: Janjikan Biaya Haji Murah, Presiden Prabowo Ungkap akan Berjuang Lewat Diplomasi RI-Saudi

Polsek Citamiang bersama Satreskrim Polres Sukabumi Kota melakukan penyelidikan intensif. Setelah mengumpulkan bukti dan melakukan pengintaian, terungkap bahwa pelaku dari rangkaian kebakaran tersebut adalah seorang anak laki-laki berusia 9 tahun.

Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Tatang Mulyana, mengungkapkan bahwa anak tersebut melakukan aksinya tanpa niat jahat, melainkan karena faktor iseng yang terinspirasi oleh tayangan film yang ia tonton di televisi.

Baca Juga: Geng Remaja Hendak Tawuran di Tangsel, Polisi Temukan Bom Molotov di Tas Sekolah

"Bocah tersebut menggunakan korek api gas untuk membakar sampah di luar rumah warga. Aksi pembakaran dilakukan setelah waktu salat, saat lingkungan sekitar mulai sepi," ujar Tatang, menjelaskan modus operandi pelaku.

Untungnya, api tidak sempat merembet lebih jauh berkat respons cepat dari warga setempat yang segera memadamkan api.

Baca Juga: Yayasan MBN Dipanggil Kepolisian, Jelaskan Alasan Klaim Perbedaan Harga dengan Mitra MBG Kalibata

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa motif dari pembakaran ini murni tidak ada niat jahat, namun lebih kepada keinginan anak tersebut untuk meniru adegan yang ia saksikan dalam film.

Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini menimbulkan kerugian materiil dan kecemasan di kalangan warga yang merasa resah atas kejadian ini.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Tidak Peduli Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Tak Akan Pengaruhi Kebijakan Saat Jabat Presiden

Pihak keluarga pelaku dan para korban sepakat untuk menyelesaikan masalah ini melalui musyawarah kekeluargaan. Sebagai langkah edukatif, anak tersebut kini telah dikembalikan kepada orang tuanya setelah dilakukan pembinaan.

Polisi mengingatkan pentingnya peran serta orang tua dalam mengawasi tontonan anak serta memberikan edukasi tentang bahaya api agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga: Prabowo Minta Biaya Haji Lebih Ramah di Kantong, Soroti Peran Maskapai dan Efisiensi Layanan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa anak-anak, meskipun belum memahami sepenuhnya bahaya dari tindakan mereka, dapat terpengaruh oleh apa yang mereka lihat di media.

Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengawasan orang tua dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak dari setiap tindakan yang mereka lakukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC