Banten

Penembakan Brutal di Villa Mewah Bali: Warga Australia Tewas, Satu Lainnya Luka Parah

Andi Syafrani | 15 Juni 2025, 05:32 WIB
Penembakan Brutal di Villa Mewah Bali: Warga Australia Tewas, Satu Lainnya Luka Parah

AKURAT BANTEN - Insiden mengejutkan terjadi di kawasan wisata Bali. Dua warga negara Australia jadi korban penembakan brutal oleh dua orang tak dikenal pada Sabtu dini hari, 14 Juni 2025.

Peristiwa tragis itu berlangsung di Vila Casa Santisya 1, yang berlokasi di Jalan Pantai Munggu Seseh, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Juga: Aceh Tak Terima Empat Pulaunya Masuk Sumut, Mualem Siap Bawa ke Presiden Prabowo

Satu korban bernama Zivan Radmanovic (33) ditemukan tewas di tempat akibat luka tembak, sementara satu lainnya, Sanar Ghanim (19), mengalami luka serius dan saat ini dirawat intensif di BIMC Hospital Kuta. Kedua korban diketahui sedang menginap di villa tersebut saat insiden berlangsung.

Baca Juga: Israel Bombardir Iran hingga 9 Ilmuwan Nuklir Tewas, Siapa Saja?

Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Ariasandy menyampaikan bahwa kepolisian telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Ditreskrimum, Intel, serta satuan kerja lainnya untuk membantu penyelidikan Polres Badung. Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.

Baca Juga: Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Memakan Korban, Bocah Tewas Tertabrak KA Sembrani di Demak

"Kami kerahkan tim khusus untuk mengungkap siapa pelakunya. Dari hasil olah TKP, kami sudah mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk 17 selongsong peluru, dua proyektil utuh, dan puluhan pecahan proyektil lainnya," ujarnya kepada wartawan.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk istri Zivan yang berada di lokasi saat kejadian. Perempuan berinisial GJ (27) tersebut mengaku mendengar suara letusan senjata api di dalam villa. Ia yang panik hanya sempat melihat dua orang pria melarikan diri dengan sepeda motor, mengenakan jaket seperti driver ojek online.

Baca Juga: Dewa United Siap Tempur di Piala Presiden 2025, Pemanasan Serius Jelang Tampil di Asia

"Suaranya keras sekali. Saya nggak berani keluar karena takut. Tapi saya lihat darah di lantai… suami saya sudah tergeletak," kata GJ sambil menangis saat diperiksa petugas.

Meski kondisi masih diselimuti ketakutan, polisi berharap masyarakat dapat memberikan informasi apapun yang bisa membantu proses penyelidikan. Kombes Ariasandy juga mengimbau warga untuk tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum jelas kebenarannya agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga: Tragis! Mobil Alphard Dinas Wabup Mamuju Tabrak Lansia hingga Tewas, Pelat Palsu Jadi Sorotan

Hingga saat ini, polisi masih fokus melakukan pendalaman dan memburu dua terduga pelaku yang diduga juga berasal dari Australia. Mereka diyakini telah merencanakan aksinya dengan matang, mengingat cara pelaku masuk dan kabur dari lokasi tergolong cepat dan terorganisir.

Pihak berwenang juga tengah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan kedutaan besar terkait status para korban dan pelaku.

Baca Juga: Serangan Israel Picu Ketegangan, Negosiasi Nuklir Iran Terancam Batal

Penembakan ini sontak mengejutkan warga lokal maupun wisatawan. Apalagi, kawasan Mengwi selama ini dikenal sebagai area wisata yang tenang dan aman.

Pihak kepolisian berjanji akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas dan memastikan Bali tetap menjadi tempat yang aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC