Geger! Satpam Ditemukan Tewas di Apartemen Kemang, Polisi Selidiki Dugaan Kejanggalan

AKURAT BANTEN - Seorang pria berinisial WLS (39), yang bekerja sebagai satpam, ditemukan meninggal dunia di sebuah unit apartemen kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa siang, 22 Juli 2025. Kejadian ini langsung menggegerkan penghuni apartemen dan warga sekitar, terlebih karena jenazah korban ditemukan dalam kondisi mencurigakan.
Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini tim dari Unit Reserse Kriminal (Reskrim) masih terus mendalami penyebab kematian WLS.
Polisi pun belum dapat memastikan apakah ada unsur tindak pidana di balik kematian pria yang sehari-harinya bertugas menjaga keamanan lingkungan itu.
Baca Juga: Sama-sama Tak Terima Vonis Tom Lembong, Kejagung Juga Siap Tempuh Jalur Banding
"Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Semua kemungkinan masih kami buka," ujar Wahid saat dikonfirmasi wartawan, Selasa sore.
Penemuan korban berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap dari salah satu unit apartemen. Warga curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas sejak beberapa hari terakhir. Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergerak ke lokasi untuk mengecek kondisi di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Tuntutan Mati untuk Kopda Bazar, Kasus Penembakan Polisi Guncang Citra TNI
Saat pintu apartemen dibuka, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Polisi pun segera menghubungi tim identifikasi untuk melakukan pemeriksaan awal di TKP.
Proses olah tempat kejadian dilakukan dengan hati-hati demi mengamankan bukti dan mencari petunjuk yang bisa mengarah pada penyebab pasti kematian korban.
Baca Juga: Kredit Macet Sritex Berujung Skandal! 8 Pejabat Bank Terseret Kasus Korupsi, Siapa Saja?
"Jenazah korban sudah kami bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan visum," jelas Wahid.
Selain olah TKP, polisi juga telah meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang mengenal dan terakhir kali melihat korban. Beberapa penghuni apartemen maupun rekan kerja WLS turut dimintai keterangan guna memperkuat penyelidikan awal.
Baca Juga: Tak Terima Divonis Penjara 4,5 Tahun, Tom Lembong Ajukan Banding karena Rasa Ketidakadilan
Hingga saat ini, motif atau penyebab kematian WLS masih belum bisa dipastikan. Pihak kepolisian menegaskan akan terus mendalami kasus ini secara objektif dan menyeluruh, serta meminta masyarakat untuk bersabar hingga hasil visum dan penyelidikan lanjutan keluar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








